- Kabut asap pekat mengganggu 31 jadwal penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang pada Minggu, 4 Oktober 2026.
- Konsentrasi polutan PM2.5 di Palembang mencapai 903,6 mikrogram per meter kubik akibat kiriman asap kebakaran hutan dan lahan.
- Pengelola bandara mengaktifkan layanan pemulihan penumpang serta berkoordinasi dengan maskapai untuk menangani penundaan dan pengalihan penerbangan.
SuaraSumsel.id - Kabut asap kembali mengganggu penerbangan di Palembang, Sumatera Selatan. Sebanyak 31 penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) masuk dalam daftar penerbangan yang mengalami gangguan akibat jarak pandang berada di bawah batas minimal.
Gangguan tersebut terjadi pada penerbangan yang berangkat maupun datang ke Palembang. Data pengelola Bandara SMB II mencatat 15 penerbangan keberangkatan dan 16 penerbangan kedatangan masuk dalam daftar terdampak.
General Manager Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Ahmad Syaugi Shahab, menyebut kondisi jarak pandang di bawah batas minimal menjadi penyebab sejumlah penerbangan mengalami penundaan maupun pengalihan pendaratan.
Gangguan tersebut terjadi ketika kabut asap masih menyelimuti wilayah Palembang. Kondisi udara pada Minggu (4/10/2026) bahkan berada pada level yang sangat buruk.
Dari Jakarta hingga Kuala Lumpur
Daftar penerbangan yang terdampak memperlihatkan gangguan tidak hanya terjadi pada rute domestik. Pada penerbangan keberangkatan, salah satu rute internasional yang masuk daftar adalah AK 461 dengan tujuan Kuala Lumpur.
Sementara dari sisi kedatangan, terdapat AK 462 dan AK 464 dari Kuala Lumpur menuju Palembang. Artinya, kabut asap yang menurunkan jarak pandang di Bandara SMB II juga berdampak pada konektivitas Palembang dengan Malaysia.
Selain Kuala Lumpur, penerbangan dari dan menuju Jakarta menjadi salah satu kelompok penerbangan yang paling banyak masuk daftar. Sejumlah penerbangan juga melayani rute Batam, Pangkalpinang, Kualanamu, Yogyakarta dan Halim Perdanakusuma.
Pada sisi keberangkatan, penerbangan yang masuk daftar antara lain IU 921, QG 989, IU 302, JT 246, IU 964, QG 987, GA 107, AK 461, QG 985, IU 923, GA 109, IU 879, IU 935, ID 7052 dan GA 119.
Baca Juga: Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah
Sedangkan pada sisi kedatangan terdapat IU 933 dari Yogyakarta, GA 102 dan sejumlah penerbangan dari Jakarta, AK 462 dan AK 464 dari Kuala Lumpur, IU 965 dari Kualanamu, ID 7051 dari Halim Perdanakusuma serta penerbangan dari Pangkalpinang.
Namun, daftar tersebut tidak berarti seluruh penerbangan mengalami pembatalan. Data bandara menyebut bentuk gangguan berupa penundaan keberangkatan dan pengalihan pendaratan akibat jarak pandang yang berada di bawah batas minimal.
Satu penerbangan terlambat 37 menit
Dampak gangguan tersebut terlihat pada jadwal penerbangan yang berubah. Salah satunya penerbangan GA 119 rute Palembang–Jakarta. Pesawat yang semula dijadwalkan berangkat pukul 18.25 WIB, baru tercatat berangkat pada pukul 19.02 WIB.
Dengan demikian, penerbangan tersebut mengalami keterlambatan sekitar 37 menit. Kondisi ini menggambarkan bagaimana perubahan jarak pandang dapat memengaruhi jadwal penerbangan, meskipun kondisi operasional bandara kemudian dinyatakan kembali kondusif.
Gangguan penerbangan akibat kabut asap di Palembang terjadi berulang dalam beberapa hari terakhir.
Tag
Berita Terkait
-
Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah
-
Kabut Asap Palembang, Pesawat dari Malaysia Gagal Mendarat hingga Penumpang Rekam Momen Putar Balik
-
Asap Karhutla Mengepung Palembang, Keluhan Pernapasan Memburuk pada Pasien Rentan
-
Kisah Terakhir Hardiansyah, Ojol Palembang dengan Asma yang Meninggal di Tengah Asap
-
Kilang Plaju Satukan Doa dan Ikhtiar Lewat Sholat Istisqa di Tengah Kemarau
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur
-
Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api
-
Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah
-
Kabut Asap Palembang, Pesawat dari Malaysia Gagal Mendarat hingga Penumpang Rekam Momen Putar Balik
-
Asap Karhutla Mengepung Palembang, Keluhan Pernapasan Memburuk pada Pasien Rentan