- Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi menerus dari 4 hingga 6 September 2026.
- Badan Geologi menetapkan status Gunung Anak Krakatau tetap berada pada Level III atau Siaga.
- Penyebaran abu vulkanik menyebabkan pembatalan sejumlah jadwal penerbangan dari dan menuju Bandara SMB II Palembang.
Akibatnya, sejumlah penerbangan dari Bandara SMB II Palembang harus dibatalkan dalam dua hari terakhir.
Gangguan penerbangan menunjukkan bahwa dampak erupsi gunung api tidak selalu dirasakan melalui hujan abu tebal di permukiman. Perubahan kondisi ruang udara dan arah sebaran abu vulkanik dapat lebih dahulu memengaruhi keselamatan penerbangan.
Dalam perkembangan terbaru pada Senin, Badan Geologi masih menetapkan Anak Krakatau pada status Siaga. Masyarakat, wisatawan dan nelayan juga tetap diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas gunung api.
Masyarakat yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan atau menggunakan masker untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan.
Di sisi lain, Badan Geologi mengingatkan masyarakat pesisir Banten dan Lampung agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait aktivitas Anak Krakatau.
Untuk Sumatera Selatan, perhatian kini tertuju pada perkembangan arah angin dan kondisi ruang udara yang menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan operasional penerbangan.
Sebab, meski episode erupsi menerus selama 25 jam telah berakhir, aktivitas Gunung Anak Krakatau belum sepenuhnya berhenti.
Status Siaga masih berlaku.
Dan selama aktivitas vulkanik serta kondisi ruang udara terus berubah, dampak erupsi Anak Krakatau masih berpotensi menjadi perhatian bagi Sumatera Selatan, terutama bagi masyarakat yang memiliki rencana perjalanan udara.
Baca Juga: Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen
Berita Terkait
-
Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen
-
Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen
-
Di Tengah Abu Anak Krakatau, Bandara Atung Bungsu Pagar Alam Jadi yang Pertama Kembali Normal
-
Belum Pulih, 28 Penerbangan Bandara SMB II Palembang Batal Lagi Hari Ini
-
Bandara Jakarta Ditutup hingga Sore, 57 Penerbangan di Palembang Batal dalam Dua Hari
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Gandeng Prodia, Tawarkan Diskon MCU Hingga Free Medical Check-Up
-
Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya
-
Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka
-
KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri
-
Bobby Rizaldi Disebut dalam Dakwaan Suap Rp500 Juta, Temuan BPK Muara Enim Turun Jadi Rp2,32 Miliar