- Pemerintah Kota Palembang menyediakan layanan CCTV daring bagi warga untuk memantau kondisi jalan secara langsung melalui ponsel.
- Masyarakat sering memantau sepuluh titik lokasi strategis seperti Jembatan Ampera dan Simpang Polda untuk menghindari kemacetan lalu lintas.
- Layanan ini memudahkan warga mengecek situasi cuaca serta titik banjir di berbagai area Kota Palembang secara real time.
SuaraSumsel.id - Layanan CCTV online milik Pemerintah Kota Palembang kini semakin ramai digunakan warga untuk memantau kondisi jalan secara real time. Mulai dari mengecek kemacetan, melihat situasi cuaca, hingga memantau titik banjir, semua bisa dilakukan langsung lewat HP.
Menariknya, ada sejumlah titik CCTV di Palembang yang paling sering dipantau warga karena dikenal padat kendaraan dan rawan macet pada jam-jam tertentu, seperti di jembatan Ampera.
Tak sedikit warga membuka CCTV online sebelum berangkat kerja atau saat hujan deras melanda Kota Palembang.
Berikut 10 titik CCTV Palembang yang paling sering dipantau masyarakat.
1. Jembatan Ampera
Jembatan Ampera menjadi lokasi CCTV yang paling banyak dicari warga. Selain menjadi ikon Kota Palembang, kawasan ini juga dikenal padat kendaraan, terutama pada pagi dan sore hari.
Banyak warga memantau kondisi lalu lintas di sekitar Ampera sebelum melintasi kawasan Seberang Ulu dan Seberang Ilir.
2. Simpang Charitas
Simpang Charitas dikenal sebagai salah satu titik kemacetan tersibuk di Palembang. Arus kendaraan di kawasan ini hampir selalu ramai saat jam kerja dan akhir pekan.
3. Bundaran Air Mancur
Kawasan Bundaran Air Mancur sering dipantau warga untuk melihat kepadatan lalu lintas di pusat kota.
Baca Juga: Cara Melihat CCTV Palembang Live dari HP, Pantau Macet hingga Banjir Secara Real Time
Lokasi ini juga ramai saat malam hari dan akhir pekan karena menjadi salah satu titik favorit masyarakat berkumpul.
4. Simpang Polda
Simpang Polda menjadi salah satu titik CCTV yang paling sering dibuka saat jam pulang kantor karena lalu lintas di kawasan tersebut kerap padat merayap.
5. Kambang Iwak
Selain menjadi lokasi olahraga favorit warga, kawasan Kambang Iwak juga sering dipantau karena cukup ramai pada pagi dan sore hari.
6. Pasar 16 Ilir
Kawasan Pasar 16 Ilir menjadi titik penting untuk memantau aktivitas perdagangan dan kondisi lalu lintas di sekitar pusat pasar tradisional terbesar di Palembang.
Tag
Berita Terkait
-
Cara Melihat CCTV Palembang Live dari HP, Pantau Macet hingga Banjir Secara Real Time
-
CFD Ampera Palembang Minggu III Membludak, Warga Protes Jalan Ditutup Sampai Jam 9 dan Parkir Mahal
-
Jembatan Ampera Ditutup Saat CFD Palembang Besok, Meluas ke Jakabaring: Ini Rute Alternatifnya
-
Jarang Diketahui! 5 Spot Foto Malam di Jembatan Ampera yang Lagi Dicari Wisatawan
-
5 Fakta CFD Ampera Palembang, Ramai Diserbu Warga tapi Picu Macet, Ini yang Terjadi
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Detik-detik Bocah di Palembang Terperangkap di Parit Hampir 1 Jam saat Ambil Bola
-
'Kalau Dolar Terus Naik, Kami Bisa Susah', Pedagang dan Peternak di Sumsel Mulai Khawatir
-
Niat Puasa Dzulhijjah 2026 Lengkap Arab dan Latin, Bisa Dibaca Mulai Malam Ini
-
Cara Melihat CCTV Palembang Live dari HP, Pantau Macet hingga Banjir Secara Real Time
-
PTBA Bangkitkan UMKM Sawahlunto di Hari Kebangkitan Nasional, Pelaku Usaha Lokal Naik Kelas