- PT Bukit Asam Tbk mengalihkan praktik penambangan tanpa izin menjadi sektor ekonomi desa yang legal dan produktif.
- Program ini memberdayakan kelompok binaan di berbagai desa sekitar operasional melalui budidaya serta usaha ekonomi kreatif.
- Perusahaan menanamkan nilai AKHLAK dan AKSI untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan dan berintegritas.
SuaraSumsel.id - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mempercepat langkah transformasi penambangan tanpa izin (PETI) menjadi kekuatan baru ekonomi desa yang legal, produktif, dan berkelanjutan.
Melalui program pemberdayaan masyarakat berbasis nilai perusahaan, PTBA tidak hanya menghentikan praktik ilegal, tetapi juga mengarahkan masyarakat ke sektor ekonomi alternatif yang memiliki nilai tambah jangka panjang.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan lewat kegiatan Energizing AKHLAK dan penguatan nilai AKSI yang digelar bersama kelompok binaan di wilayah sekitar operasional perusahaan.
Program ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan PTBA dalam membina masyarakat, sekaligus memastikan transformasi PETI berjalan nyata—dari aktivitas berisiko menjadi sumber penghidupan yang lebih aman dan produktif.
Sejumlah kelompok binaan turut terlibat aktif, mulai dari budidaya ikan air tawar, maggot, pembibitan tanaman, peternakan puyuh petelur, hingga kelompok tani dan komunitas perempuan berbasis ekonomi hijau.
Kelompok-kelompok tersebut tersebar di sejumlah desa seperti Tanjung Agung, Tanjung Karangan, Seleman, hingga Darmo—yang kini mulai menunjukkan pergeseran ekonomi dari sektor informal menuju usaha yang lebih terstruktur.
Sustainable Community Development Section Head PTBA, Ajis Purnomo, menegaskan bahwa keberhasilan transformasi ini sangat bergantung pada konsistensi dan kolaborasi.
“Transformasi ini bukan hanya soal hasil akhir, tapi bagaimana prosesnya dijalankan secara konsisten, dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab,” ujar Ajis.
Menurutnya, pembinaan yang dilakukan PTBA bukan sekadar pendampingan teknis, tetapi juga penanaman nilai.
Baca Juga: ASN Sumsel WFH Tiap Jumat, Enak atau Justru Jadi Ujian Disiplin?
Nilai AKHLAK dan AKSI—yang mencakup akuntabilitas, keberlanjutan, sinergi, serta inovasi—menjadi fondasi utama dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Tak hanya penguatan ekonomi, pendekatan spiritual juga menjadi bagian penting dalam program ini.
Dalam kegiatan tersebut, Ustadz Iki Baihaqi turut memberikan tausiyah yang menekankan pentingnya integritas dalam berusaha.
Ia mengingatkan bahwa kesuksesan Rasulullah SAW dalam berdagang tidak lepas dari nilai amanah, kejujuran, kemandirian, serta rasa syukur yang diwujudkan melalui kepedulian sosial.
“Nilai-nilai itu menjadi fondasi penting dalam membangun etos kerja dan tanggung jawab sosial,” jelasnya.
Melalui pendekatan yang menyeluruh—ekonomi, sosial, hingga spiritual—PTBA berharap transformasi PETI tidak hanya berhenti sebagai program, tetapi berkembang menjadi gerakan kolektif masyarakat desa.
Berita Terkait
-
Dari UMKM Daerah ke Pasar Jakarta, Produk Binaan PTBA Buktikan Daya Saingnya
-
Safari Ramadan PTBA Pererat Silaturahmi, Hadirkan Jembatan Kebaikan bagi Masyarakat
-
PTBA Luncurkan Reverse Vending Machine, Sampah Botol Plastik Kini Bisa Ditukar Uang
-
Ramadan Berkah HUT ke-45 PTBA, Kertapati Port Bagikan 4.180 Paket Sembako untuk Warga Ring 1
-
Panen Padi Kalium Humat Jadi Bukti Hilirisasi Batubara Menguatkan Ketahanan Pangan
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
-
Listyo Diberhentikan, Suyudi Dilantik Prabowo Siang Ini Jadi Kapolri Baru Usai Disetujui DPR
-
Listyo Sigit Prabowo Segera Diganti, DPR Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
Terkini
-
Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat
-
Sumsel Dikepung 2.639 Titik Panas Hari Ini, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi?
-
Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?
-
Kelola Payroll Lebih Praktis dan Terintegrasi dengan QLola by BRI
-
BRI dan GarudaMiles Tawarkan Ekstra 27.000 Miles Bagi Nasabah Infinite Prioritas