- Pangkat dua merupakan bilangan yang dikalikan dengan dirinya sendiri, menghasilkan bilangan kuadrat seperti $3^2=9$.
- Akar pangkat dua adalah operasi kebalikan dari pangkat dua, mencari bilangan yang jika dipangkatkan dua menghasilkan nilai tersebut.
- Kesalahan umum meliputi mengira akar pangkat dua sama dengan pembagian dua atau lupa sifat kebalikannya.
SuaraSumsel.id - Materi pangkat dua dan akar pangkat dua sering dianggap sederhana, tetapi justru di sinilah banyak siswa keliru. Kesalahan biasanya muncul karena salah memahami konsep, bukan karena hitungannya sulit. Padahal, jika sudah tahu polanya, perhitungan bisa dilakukan dengan cepat.
Agar tidak bingung lagi, berikut penjelasan pengertian pangkat dua dan akar pangkat dua, lengkap dengan cara menghitung dan contoh yang mudah dipahami.
Apa Itu Pangkat Dua?
Pangkat dua adalah bilangan yang dikalikan dengan dirinya sendiri.
Secara matematis ditulis:
a² = a × a
Contoh:
3² = 3 × 3 = 9
5² = 5 × 5 = 25
10² = 10 × 10 = 100
Pangkat dua sering disebut juga bilangan kuadrat. Akar pangkat dua adalah kebalikan dari pangkat dua. Akar pangkat dua mencari bilangan yang jika dikuadratkan menghasilkan suatu nilai.
Ditulis dengan simbol: √a
√9 = 3
√16 = 4
√25 = 5
Artinya, 3² = 9, maka √9 = 3.
Cara menghitung pangkat dua sangat sederhana:
Ambil bilangan
Kalikan dengan dirinya sendiri
Contoh cepat:
7² = 7 × 7 = 49
Baca Juga: Saatnya Berkarya 2026! Bank Sumsel Babel Kick Off Kompetisi Karya Jurnalistik untuk Insan Media
Untuk bilangan kuadrat sempurna, caranya adalah:
Cari bilangan yang jika dipangkatkan dua menghasilkan angka tersebut
Contoh:
√36 = 6, karena 6 × 6 = 36
Untuk bilangan besar, bisa menggunakan tabel kuadrat atau perkiraan bertahap.
Soal: Tentukan nilai dari √64 dan 8².
Jawaban:
√64 = 8
8² = 64
Kesalahan yang sering terjadi:
1 Mengira akar pangkat dua sama dengan membagi dua
2. Lupa bahwa akar adalah kebalikan dari pangkat
3. Salah menghafal bilangan kuadrat
4. Terburu-buru tanpa cek ulang
Berita Terkait
-
Operasi Hitung Bilangan Bulat Positif dan Negatif: Aturan Mudah yang Wajib Dikuasai
-
Cara Membulatkan Bilangan ke Satuan, Puluhan, dan Ratusan Terdekat
-
Pengertian dan Perbedaan Bilangan Cacah, Asli, Bulat dan Rasional
-
Rumus Luas Segitiga Lengkap dengan 5 Contoh Soal Berbagai Bentuk
-
Akhir dari Banjir Palembang? Ini Rumus Anti Banjir dari Doktor Pertama Bidang Air Unsri
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Pangkat Dua dan Akar Pangkat Dua: Pengertian, Rumus dan Contoh Soal
-
UMKM Jadi Sorotan Global, Dirut BRI Bicara Keuangan Berkelanjutan di Davos
-
Operasi Hitung Bilangan Bulat Positif dan Negatif: Aturan Mudah yang Wajib Dikuasai
-
Usai Haji Halim Ali Wafat, Kejati Umumkan Status Kasus Tol Betung-Tempino
-
7 Fakta Prosesi Pemakaman Kemas Haji Abdul Halim Ali di Palembang