-
Ada mobil bekas 9 penumpang di bawah Rp100 juta yang cocok untuk usaha travel.
-
Travello, Pregio, dan H-1 menjadi pilihan populer karena lega dan irit operasional.
-
Kapasitas besar dan mesin bandel membuat mobil ini ideal untuk usaha perjalanan.
SuaraSumsel.id - Bisnis travel, shuttle bandara, hingga antar-jemput karyawan masih menjadi peluang usaha yang stabil di banyak daerah. Namun banyak pengusaha bingung mencari kendaraan yang kapasitasnya besar, irit biaya operasional, dan modalnya tidak meledak.
Kabar baiknya, ada sejumlah mobil bekas kapasitas 9 penumpang, seperti Travello dan Pregio — yang harganya kini di bawah Rp100 juta, tetapi tetap tangguh, nyaman, dan minim drama dalam perawatan.
Mobil-mobil ini juga terkenal bandel untuk perjalanan jauh dan performanya konsisten meski dipakai harian.
Berikut 7 mobil bekas 9 seaters yang paling ideal untuk usaha travel
1. Kia Travello menjadi raja di kelas mobil travel murah. Kapasitas hingga 9–12 penumpang, mesin diesel irit, dan kabin lega membuatnya masih jadi andalan banyak pengusaha antar-jemput.
2. Kia Pregio adalah model legendaris yang terkenal tahan banting. Suspensi kuat, mesin besar, dan perawatan murah menjadikannya pilihan masuk akal untuk bisnis travel jarak menengah.
3. Hyundai H-1 (generasi awal) kini mulai masuk ke harga di bawah Rp100 juta. Kabin super lega dan jok nyaman membuat penumpang merasa seperti naik kendaraan premium.
4. Toyota HiAce Commuter generasi lama meski usianya tua, masih banyak dipakai travel daerah karena durability ekstrem dan kapasitas angkut yang besar.
5. Isuzu Elf Microbus (short) kadang tersedia di pasar bekas sekitar Rp90–100 jutaan untuk unit lama. Mesin irit dan kekuatan angkutnya membuatnya favorit usaha antar desa–kota.
Baca Juga: 10 Mobil Bekas untuk Pemburu Harga Gelap di Pasaran, Berpotensi Untung Besar untuk Kolektor
6. Mitsubishi L300 Microbus menawarkan rangka kuat, mesin diesel bandel, dan posisi duduk yang nyaman. Perawatannya murah, suku cadang melimpah, dan ideal untuk rute harian.
7. Nissan Serena C24 (modifikasi seat 9) menjadi opsi yang lebih nyaman dan modern. Interior mewah dan AC dingin membuatnya cocok untuk travel keluarga dan layanan privat.
Kenapa mobil-mobil ini cocok untuk usaha travel?
1. Kapasitas besar → lebih banyak penumpang, lebih banyak pemasukan
2. Mesin diesel bandel & irit → operasional murah
3. Kabin lega → penumpang lebih nyaman, rating usaha lebih bagus
4. Spare part mudah didapat → minim downtime saat servis
Dengan modal di bawah Rp100 juta, kamu sudah bisa punya kendaraan untuk memulai usaha travel skala kecil hingga menengah.
Berita Terkait
-
10 Mobil Bekas untuk Pemburu Harga Gelap di Pasaran, Berpotensi Untung Besar untuk Kolektor
-
6 Mobil Bekas Paling Unik dan Langka, Harga Terjangkau tapi Prestise Maksimal
-
8 Mobil Bekas Eks Dinas Pejabat yang Kini Harganya Terjangkau tapi Auranya Tetap Mewah
-
9 Mobil Bekas Paling Badak di Rentang Harga Rp 60 Jutaan, Siap Tempur Setiap Hari
-
8 Mobil Bekas untuk Daerah Jalanan Rusak bagi Pengguna di Sumatra
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?