SuaraSumsel.id - Sebagai bukti nyata kepedulian terhadap masa depan generasi muda, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) kembali menyalakan harapan lewat Program Bantuan Biaya Pendidikan Mahasiswa Sekitar Bukit Asam (BIDIKSIBA) 2025.
Program ini menjadi jembatan bagi siswa-siswa berprestasi dari keluarga prasejahtera untuk meraih mimpi menempuh pendidikan tinggi.
Ketua Program BIDIKSIBA 2025, Weny Yuliastuti, menegaskan komitmen PTBA untuk selalu memberikan ruang bagi peserta BIDIKSIBA untuk belajar, bertumbuh, dan mengembangkan diri.
"Kegiatan ini menunjukkan bahwa semangat kepedulian dan berbagi telah menjadi bagian dari diri mereka," tutur Weny.
Tidak sekadar memberikan bantuan biaya, BIDIKSIBA juga menjadi simbol kepercayaan bahwa setiap anak, tanpa memandang latar belakang ekonomi, memiliki hak yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik.
Melalui program ini, PTBA berpartisipasi aktif dalam memutus rantai kemiskinan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di wilayah ring satu perusahaan.
Sustainability Division Head PTBA, Dedy Saptaria Rosa, menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan Asta Cita pemerintah yang memberikan perhatian khusus pada bidang pendidikan.
"Program BIDIKSIBA hadir untuk mendukung siswa berprestasi dari keluarga prasejahtera agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dan bersaing di dunia profesional," ujar Dedy.
Momen Keakraban dalam Temu Ramah BIDIKSIBA 2025
Baca Juga: PT Bukit Asam Buka Kelas Kreasi, Cetak Generasi Muda Jadi Pengusaha Kreatif
Untuk mempererat hubungan dan menumbuhkan semangat berbagi, para peserta BIDIKSIBA dari tahun sebelumnya menginisiasi acara temu ramah dengan adik-adik mereka yang baru terpilih.
Kegiatan yang digelar di Mess Hall Hotel Saka, Tanjung Enim ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi bukti bahwa kepedulian dan semangat berbagi telah menjadi bagian dari para penerima beasiswa.
Buka Akses Pendidikan Tinggi bagi Putra-Putri Terbaik
Pada tahun ini, Program BIDIKSIBA telah berhasil mengantarkan 19 peserta yang lolos seleksi ke perguruan tinggi tujuan mereka, yaitu Politeknik Negeri Malang (Polinema), Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri), dan selanjutnya Politeknik Negeri Lampung (Polinela) pada tanggal 15 Agustus 2025.
Weny menjelaskan bahwa program ini adalah wujud nyata kepedulian PTBA untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi putra-putri terbaik dari wilayah Muara Enim, Lahat, Palembang, Lampung, dan Sawahlunto.
"Harapan kami, para penerima manfaat dapat menjadi inspirasi, teladan, dan berkontribusi positif bagi keluarga serta kemajuan daerahnya," tutup Weny.
Tag
Berita Terkait
-
PT Bukit Asam Buka Kelas Kreasi, Cetak Generasi Muda Jadi Pengusaha Kreatif
-
Punya Ide Energi Berkelanjutan? PTBA Siap Kucurkan Dana Rp50 Juta untuk Proyek Komunitas
-
PTBA Pastikan Proyek CHF TLS 6 & 7 Tuntas Secara Berkeadilan, Ini Komitmennya
-
Marching Band Bukit Asam Juara Lagi, Ini Prestasi yang Bikin Bangga Sumsel
-
Bukti Nyata Jaga Lingkungan, Bukit Asam Gelar Susur Sungai & Workshop Ending Plastic Pollution
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Asap Karhutla Tutup Jalur Sungai Banyuasin, Kapal Sembako Kandas dan Tenggelam
-
16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla, Warga Sumsel Ajukan 7 Tuntutan
-
Palembang Diselimuti Asap Karhutla, Kualitas Udara Masuk Zona Berbahaya Lagi
-
Kabut Asap Karhutla Kembali Ganggu Penerbangan Palembang, 5 Pesawat Terdampak Hari Ini
-
Habitat Terbakar, Anak Kucing Kuwuk 2 Bulan Ditemukan Sendirian di Ogan Ilir