Sementara versi KW biasanya memiliki outsole yang terlalu licin, pola grip yang samar, dan kadang warnanya agak oranye cerah.
4. Cek Label dalam Lidah Sepatu: QR Code Adalah Kunci
Adidas original memiliki label produksi di bagian dalam lidah sepatu yang mencantumkan:
Nomor seri unik per sepatu kiri dan kanan (tidak sama persis!)
QR Code yang jika discan mengarah ke halaman produk resmi Adidas
Pada KW, label ini sering:
Tidak memiliki QR Code
Mencantumkan nomor seri yang sama antara sepatu kiri dan kanan (padahal seharusnya beda)
Terlihat buram atau tercetak asal-asalan
5. Harga Tak Pernah Bohong: Too Good to Be True, Pasti Bukan Ori
Adidas Samba original dibanderol di kisaran Rp1,5 juta hingga Rp1,9 juta. Kalau kamu melihat iklan sepatu yang mengklaim “100% original” tapi dijual Rp300-500 ribu, bisa dipastikan itu bukan ori.
Ingat, diskon besar-besaran pun jarang membuat harga Adidas Samba turun lebih dari 40%, kecuali di outlet resmi atau promo besar tertentu.
Belanja di Tempat Terpercaya
Baca Juga: Selamat Tinggal Samba? Ini Alasan Gen Z Beralih ke Adidas Campus 00s & Forum Low
Agar makin aman dari jebakan sepatu KW:
- Pilih toko resmi seperti Adidas Official di e-commerce atau gerai offline
- Gunakan fitur ‘Mall’ atau ‘Verified Store’ di marketplace
- Baca ulasan dengan seksama—terutama foto-foto asli dari pembeli
Jangan Sampai Salah Pilih, Pilih Sepatu yang Beneran Bisa Kamu Banggakan
Dengan mengetahui lima poin di atas, kamu tak hanya lebih cerdas dalam membedakan sepatu original dan palsu, tapi juga lebih percaya diri saat membeli online.
Adidas Samba adalah sepatu penuh sejarah, dan layak dikenakan dalam versi terbaiknya. Jangan tertipu harga miring—karena kenyamanan dan gengsi sepatu asli tak bisa dipalsukan.
Tag
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal Samba? Ini Alasan Gen Z Beralih ke Adidas Campus 00s & Forum Low
-
5 Model Adidas 'Underrated' yang Bikin Kamu Tampil Beda dari Pengguna Samba
-
Alasan Kenapa Sepatu Adidas Samba Begitu Populer Dan Banyak Dipakai Artis
-
Adidas Adios Pro 4: Sepatu Karbon Terbaru yang Siap Bantu Kamu Pecahkan Rekor Lari
-
Efek K Pop! Ini Deretan Sepatu yang Dipakai Idol Korea dan Langsung Sold Out
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan
-
Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim