SuaraSumsel.id - Siapa sih yang nggak kenal Honda Scoopy? Skutik dengan desain retro-modern ini sukses jadi primadona di jalanan, terutama di kalangan anak muda.
Gayanya yang ikonik, irit bahan bakar, dan nyaman buat harian bikin banyak orang kepincut.
Nggak heran, pasar motor bekasnya pun selalu ramai.
Meminang Honda Scoopy bekas memang jadi solusi cerdas buat tampil gaya tanpa harus menguras seluruh isi tabungan.
Tapi, jangan salah langkah! Membeli motor bekas itu ibarat gacha, ada untung dan buntungnya.
Di balik bodi mulus dan harga miring, bisa jadi ada masalah tersembunyi yang siap bikin kamu pusing tujuh keliling.
Biaya perbaikan yang tidak terduga bisa membuat harga total motor bekasmu jadi lebih mahal dari harga barunya.
Biar kamu nggak dapat "zonk", kami sudah siapkan panduan lengkap berisi 7 titik krusial yang wajib kamu periksa sebelum sepakat membayar Honda Scoopy bekas.
Simak baik-baik, ya!
Baca Juga: Jadwal Lengkap Pemadaman Listrik Palembang Pekan Ini, Cek Wilayahmu Kena
1. Rangka eSAF: Isu Karat yang Wajib Diwaspadai
Ini adalah poin paling vital, terutama untuk Scoopy generasi terbaru (mulai tahun 2020) yang sudah menggunakan rangka eSAF (enhanced Smart Architecture Frame).
Sempat viral karena isu mudah berkarat dan keropos, kamu wajib memberikan perhatian ekstra pada bagian ini.
Cara Cek: Jangan malas untuk sedikit membungkuk atau jongkok.
Bawa senter kecil dan periksa bagian bawah dek pijakan kaki, area sambungan rangka dekat mesin, dan sekitar komstir.
Cari tanda-tanda karat berwarna oranye, cat yang menggelembung, atau bahkan retakan halus.
Berita Terkait
-
Yamaha Fazzio vs Honda Scoopy: Adu Ganteng Skutik Retro, Siapa Menang?
-
Rekomendasi 7 Motor Bebek Bekas Rp3 Jutaan, Terkenal Handal di Segala Medan
-
Rekomendasi 7 Motor Matic Bekas Murah Rp3 Jutaan, Performa Tangguh buat Aktivitas Harian
-
Cari Motor Bekas Harga Rp 10 Jutaan, Ini 6 Pilihan Paling Bandel, Irit, dan Minim Rewel
-
Tips Menghilangkan Lecet di Motor Gak Pake Mahal, Tak Perlu ke Bengkel
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Apa Itu DME? Energi Pengganti LPG dari Batu Bara yang Kini Dikembangkan di Sumsel
-
150 UMKM Sumsel Naik Kelas, Program InkuBI 2026 Siap Dorong Ekonomi Digital
-
Detik-detik Dishub Hentikan Kendaraan, 3 Truk Langsung Tabrakan Beruntun di Palembang
-
Langkah Agresif Bank Sumsel Babel, Lelang Aset Digelar Serentak di Tiga Wilayah
-
SMBR Dorong Tukang Jadi Influencer Konstruksi Lewat Akademi Jago Bangunan di OKI