Asli: Nike Dunk asli memiliki bentuk tumit yang sedikit melengkung seperti jam pasir. Bagian toebox (ujung depan sepatu) relatif rendah dan ramping, tidak terlihat menggembung atau kotak.
Palsu: Sepatu palsu seringkali memiliki bentuk yang aneh. Bagian tumitnya bisa lurus dan kaku. Yang paling umum, toebox-nya terlihat tebal, tinggi, dan besar (sering disebut “chunky toebox”).
Langkah 3: Inspeksi Jahitan (The Stitching Detail)
Kualitas jahitan adalah salah satu ciri Nike Dunk ori yang paling mendasar. Nike memiliki standar kontrol kualitas yang sangat tinggi, sesuatu yang tidak dimiliki oleh pabrik barang KW.
Asli: Setiap jahitan rapi, rapat, konsisten jaraknya, dan menggunakan benang berkualitas. Jahitan pada panel kulit dan sol tengah (midsole) terlihat kokoh dan presisi.
Palsu: Jahitan berantakan, jaraknya tidak konsisten, dan seringkali terlihat ada benang yang keluar atau bekas lem yang berceceran. Ini adalah tanda bahaya yang jelas.
Langkah 4: Logo Swoosh Tidak Pernah Bohong
Swoosh adalah tanda tangan Nike. Perhatikan baik-baik detailnya.
Asli: Ujung Swoosh yang tajam akan mengarah tepat ke lubang tali sepatu teratas atau sejajar dengannya. Penempatan dan ukurannya simetris di kedua sisi sepatu. Jahitan di sekeliling Swoosh akan sangat rapi.
Baca Juga: Bukan Sekadar Sepatu: Ini 5 Model Nike Ini Bisa Jadi Investasi Menguntungkan
Palsu: Penempatan Swoosh seringkali salah—terlalu tinggi, terlalu rendah, atau terlalu jauh dari lubang tali. Bentuknya terkadang terlihat “gemuk” atau ujungnya tumpul.
Langkah 5: Cek Lidah Sepatu dan Label Ukuran
Lidah sepatu menyimpan banyak informasi penting untuk cek keaslian Nike.
Asli: Pada Nike Dunk reguler, lidah sepatu terbuat dari nilon dan tidak terlalu tebal. Pada SB Dunk, lidahnya sangat tebal dan empuk (untuk bantalan skateboard). Label "NIKE" di lidah tercetak tajam dan rapi. Label ukuran di bagian dalam memiliki font yang jelas dan semua informasi (nomor SKU, kode UPC, negara pembuat) akurat.
Palsu: Lidah terasa tipis dan murahan. Pada SB Dunk palsu, lidahnya sering kurang tebal. Cetakan logo pada label sering buram, dan informasi pada label ukuran bisa jadi salah atau menggunakan font yang aneh.
Langkah 6: Cium Aroma Sepatunya (The Smell Test)
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Sepatu: Ini 5 Model Nike Ini Bisa Jadi Investasi Menguntungkan
-
5 Rekomendasi Sepatu Nike Cocok untuk ke Kantor sekaligus Jalan-jalan
-
5 Sepatu yang Diprediksi Akan Viral di TikTok & Instagram Sepanjang 2025
-
Lebih Mahal dari Emas? Ini 5 Sneaker yang Nilainya Naik Tiap Tahun
-
Nike Lebih Mahal, Tapi Apakah ASICS Lebih Worth It? Ini 7 Fakta Menariknya
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer
-
Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa
-
DPRD Sumsel Desak Polisi Tindak 20 Korporasi Karhutla, Sejauh Mana Penyidikannya?
-
4 Orang Tewas dalam Kecelakaan Brio vs Fuso di Bangka Tengah, Begini Dugaan Awal Polisi
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Gambut Mengering dan Kearifan Lokal Kian Terabaikan