Ulasan Lengkap: Mezzanine memberikan kesan mewah dan arsitektural pada rumah 6x10. Ini adalah solusi cerdas untuk menambah fungsi ruang tanpa harus membangun lantai dua secara penuh, sehingga bisa lebih hemat biaya.
Perhatikan pemilihan material tangga dan pagar mezzanine. Gunakan material ringan seperti baja dan kaca atau railing minimalis untuk menjaga kesan lapang dan tidak menghalangi cahaya.
3. Maksimalkan dengan 2 Lantai dan Void
Untuk kebutuhan ruang yang lebih banyak, misalnya 3 kamar tidur, membangun rumah 2 lantai adalah pilihan paling logis di lahan 6x10.
Namun, agar tidak terasa sumpek, kuncinya adalah penambahan void. Void adalah ruang kosong vertikal yang menghubungkan lantai bawah dan lantai atas.
Cara Kerja: Void yang biasanya ditempatkan di atas ruang tamu atau ruang keluarga, menciptakan langit-langit yang sangat tinggi. Efeknya dramatis: ruangan terasa sangat megah, lapang, dan sirkulasi udara menjadi jauh lebih baik. Cahaya dari jendela di lantai atas juga bisa masuk hingga ke lantai bawah.
Ulasan Lengkap: Desain 2 lantai dengan void memungkinkan pemisahan zona privat (kamar tidur di lantai atas) dan zona publik (ruang tamu/dapur di lantai bawah) dengan sangat baik.
Meski void "mengorbankan" sedikit area di lantai atas, manfaat visual dan kenyamanan yang didapat jauh lebih besar. Tempatkan tangga di posisi yang efisien dan jangan gunakan model tangga yang terlalu masif agar tidak memakan banyak ruang visual.
4. Oasis di Tengah Rumah dengan Inner Courtyard
Baca Juga: 8 Model Pintu Gerbang Minimalis yang Bikin Rumah Makin Berkelas!
Siapa bilang taman hanya bisa di depan atau belakang rumah? Pada lahan 6x10, Anda bisa menciptakan inner courtyard atau taman dalam.
Ini adalah area terbuka kecil di tengah-tengah denah rumah, bisa tanpa atap atau menggunakan atap transparan seperti polikarbonat.
Cara Kerja: Inner courtyard berfungsi sebagai sumber cahaya dan udara alami bagi semua ruangan di sekitarnya. Dinding yang menghadap ke taman dalam ini bisa dibuat dari kaca, menciptakan koneksi visual yang indah antara ruang dalam dan luar, serta membuat setiap ruangan terasa lebih luas.
Ulasan Lengkap: Ini adalah desain premium yang memberikan sentuhan kemewahan dan ketenangan. Inner courtyard bisa menjadi pemisah alami antara ruang tamu dan area servis seperti dapur kotor.
Perawatannya memang membutuhkan perhatian ekstra, terutama untuk drainase air hujan. Namun, manfaatnya bagi kesehatan mental dan estetika rumah sangatlah sepadan.
5. Manfaatkan Atap sebagai Rooftop Fungsional
Berita Terkait
-
8 Model Pintu Gerbang Minimalis yang Bikin Rumah Makin Berkelas!
-
5 Model Tempat Cuci Piring dari Keramik, Simpel tapi Bikin Dapur Estetik!
-
8 Desain Rumah 3 Lantai dengan Rooftop Modern, Solusi Cerdas Hunian Perkotaan
-
10 Jenis Granit Kamar Mandi Anti Licin, Aman dan Elegan untuk Area Basah!
-
8 Desain Ruang Tamu Ukuran 3x3 Terbaik, Bikin Rumah Mungil Terasa Lapang!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Pangkat Dua dan Akar Pangkat Dua: Pengertian, Rumus dan Contoh Soal
-
UMKM Jadi Sorotan Global, Dirut BRI Bicara Keuangan Berkelanjutan di Davos
-
Operasi Hitung Bilangan Bulat Positif dan Negatif: Aturan Mudah yang Wajib Dikuasai
-
Usai Haji Halim Ali Wafat, Kejati Umumkan Status Kasus Tol Betung-Tempino
-
7 Fakta Prosesi Pemakaman Kemas Haji Abdul Halim Ali di Palembang