Risiko peretasan akun, phishing, atau bahkan kegagalan platform adalah ancaman yang harus diwaspadai.
Namun, platform legal yang diawasi OJK atau Bappebti biasanya memiliki kustodian pihak ketiga yang menjamin keamanan aset, memindahkan risiko penyimpanan dari individu ke institusi.
3. Biaya Tersembunyi
Banyak yang mengira emas fisik bebas biaya, padahal tidak.
Selain biaya SDB, ada "biaya cetak" yang sudah termasuk dalam harga jual emas batangan. Untuk perhiasan, ada biaya pembuatan yang tidak akan kembali saat dijual.
Emas digital juga punya biaya, biasanya berupa spread (selisih harga jual-beli) yang tipis dan terkadang biaya administrasi atau biaya transfer ke rekening. Penting untuk membandingkan struktur biaya di setiap platform sebelum berinvestasi.
4. Modal Awal yang Dibutuhkan
Emas digital kembali unggul. Anda bisa mulai berinvestasi emas digital dengan uang jajan, bahkan mulai dari Rp10.000.
Ini membuka pintu investasi bagi semua kalangan, terutama pelajar dan first jobber.
Baca Juga: Travel ke Luar Negeri Makin Nyaman: ATM VISA Bank Sumsel Babel Solusinya
Emas fisik, khususnya batangan, menuntut modal yang jauh lebih besar. Gramasi terkecil sekalipun, misalnya 0,5 gram atau 1 gram, harganya sudah mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah, menjadi penghalang bagi investor pemula.
5. Ronde Nilai Sentimental dan Kepemilikan Nyata
Emas fisik adalah pemenang mutlak di ronde ini.
Rasa puas saat memegang emas batangan atau memakai perhiasan di tangan tidak bisa digantikan oleh angka di layar aplikasi. Emas fisik memiliki nilai warisan, seringkali menjadi simbol pencapaian atau hadiah turun-temurun.
6. Ronde Likuiditas dan Fleksibilitas
Secara teknis, emas digital lebih likuid karena bisa dicairkan menjadi uang tunai kapan saja dalam hitungan menit.
Tag
Berita Terkait
-
Trik Investasi ala Milenial, Mulai dari Rp10 Ribu Bisa Punya Aset Digital!
-
Harga Naik Lagi, Emas hingga Cabai Jadi Biang Inflasi Sumsel Juni 2025
-
Harga Emas di Palembang Anjlok Ratusan Ribu, Ini Tanda Waktunya Borong Perhiasan?
-
Anting Emas Jadi Simbol Ekspresi Diri, Ini 7 Tren Desain 2025 yang Wajib Kamu Tahu
-
Gaya Mewah Gak Perlu Mahal! Tren Cincin Emas Stacking Lagi Naik Daun 2025
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Titik Api Masih Muncul di Tol Palindra, Seberapa Cepat Karhutla Bisa Dikendalikan?
-
5 Cara Cek Karhutla Lewat HP, Pantau Hotspot hingga Sebaran Asap
-
Rektor Diberhentikan, 9 Dosen Di-PTDH, Ada Apa di Universitas PGRI Palembang?
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Sinergi di Apel Akbar Satlinmas Palembang
-
Duel Maut di Kebun Sawit Muba, Korban Tewas Ditebas di Leher, Benarkah Curi Sawit?