SuaraSumsel.id - Memiliki rumah adalah impian banyak orang, terutama generasi milenial dan gen Z yang mulai merencanakan masa depan secara finansial.
Namun, di tengah tingginya harga properti dan berbagai kemudahan sistem KPR (Kredit Pemilikan Rumah), muncul satu pertanyaan besar, lebih bijak beli rumah lewat KPR atau tetap menyewa?
Artikel ini membahas simulasi biaya selama 5 tahun untuk keduanya agar kamu bisa menentukan langkah paling cerdas sesuai kondisi keuanganmu di tahun 2025.
Kenapa Perbandingan Ini Penting?
KPR kerap dianggap sebagai solusi jangka panjang yang menguntungkan karena memberikan kepemilikan rumah. Namun, skema cicilan per bulan dan bunga yang terus berjalan perlu dianalisis secara realistis.
Di sisi lain, menyewa rumah memberikan fleksibilitas tanpa beban utang jangka panjang, tapi tidak menciptakan aset.
Dengan simulasi keuangan jangka menengah (5 tahun), kamu bisa memahami bukan hanya perbedaan angka, tetapi juga proyeksi finansial jangka panjang.
Simulasi Beli Rumah KPR di 2025
Misalkan kamu ingin membeli rumah dengan harga Rp500 juta. Saat ini, banyak bank menawarkan DP minimal 10% untuk KPR rumah pertama, artinya kamu perlu menyiapkan sekitar Rp50 juta sebagai uang muka.
Jika tenor yang dipilih 15 tahun dengan bunga tetap 6,5% selama 5 tahun pertama, cicilan bulanannya berada di kisaran Rp4,3 juta. Dalam kurun waktu 5 tahun, kamu akan membayar sekitar Rp258 juta hanya untuk cicilan.
Tapi itu belum termasuk biaya lain seperti:
Baca Juga: Mau Beli Rumah, Ini Panduan Lengkap Lolos Pengajuan KPR Tanpa Ribet!
- Pajak BPHTB dan biaya notaris (± Rp10–15 juta)
- Biaya provisi bank, asuransi jiwa dan properti (± Rp5–8 juta)
- Biaya pemeliharaan atau renovasi ringan selama tinggal
Secara kasar, total pengeluaran dalam 5 tahun bisa mencapai lebih dari Rp280 juta. Namun, keunggulan KPR adalah, kamu akan punya aset nyata yang nilainya bisa naik, terutama jika rumah berada di lokasi strategis yang berkembang.
Simulasi Sewa Rumah 5 Tahun
Alternatifnya, kamu bisa menyewa rumah dengan ukuran dan lokasi serupa dengan harga sewa sekitar Rp25 juta per tahun.
Dalam 5 tahun, biaya sewa total sekitar Rp125 juta. Biasanya, sewa sudah termasuk biaya keamanan dan perawatan ringan, tergantung kesepakatan.
Salah satu keuntungan menyewa adalah kamu tidak perlu mengikatkan dana besar di awal seperti uang muka KPR.
Sisa dana tersebut (misalnya uang muka Rp50 juta tadi) bisa kamu investasikan atau simpan untuk kebutuhan lain seperti pendidikan atau modal usaha.
Namun, kamu tidak memiliki aset, dan harga sewa bisa naik di tahun-tahun berikutnya, tergantung inflasi dan kondisi pasar properti.
Berita Terkait
-
Mau Beli Rumah, Ini Panduan Lengkap Lolos Pengajuan KPR Tanpa Ribet!
-
KPR Syariah vs KPR Konvensional, Mana yang Lebih Menguntungkan dan Sesuai Syariat?
-
Ulang Tahun ke-129, BRI Hadirkan KPR Ringan dengan Tenor Panjang
-
Berbagai Program Menarik Hadir di KPR BRI Property Expo 2024 Goes to Ciputra Surabaya
-
Mau Beli Rumah, Tenang... Ada Program KPR Kilat dari Bank BRI
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Ziarah Kubro Palembang 2026: Jadwal Lengkap, Rangkaian Acara, dan Maknanya
-
5 Fakta Narkoba Etomidate Berkedok Vape yang Beredar di Palembang
-
Mengulik Alasan PLN Masih Mengangkut Batu Bara Lewat Jalan Darat di Sumsel
-
BRI Peduli Hadirkan Harapan, Relawan Bantu Sekolah Bangkit Pascabencana Aceh
-
7 Fakta Dugaan Pelecehan Mahasiswi KKN UMP di Ogan Ilir, Dua Oknum Perangkat Desa Ditahan