5. Mengejar Saham Gorengan
Saham gorengan adalah saham dengan volatilitas tinggi yang sering kali digerakkan oleh rumor dan spekulasi.
Banyak pemula tergoda karena potensi untung besar dalam waktu singkat. Namun, risiko kerugiannya juga sangat tinggi.
Tidak sedikit investor yang terjebak di harga puncak dan akhirnya nyangkut berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.
6. Mengandalkan Emosi, Bukan Logika
Pasar saham adalah tempat di mana kesabaran dan disiplin sangat diuji. Investor pemula sering kali panik saat harga turun dan serakah saat harga naik.
Dua emosi ini, takut dan tamak bisa menghancurkan portofolio dalam waktu singkat. Investor sukses selalu mengandalkan analisis data, bukan perasaan.
7. Tidak Sabar dan Ingin Cepat Kaya
Investasi bukanlah jalan pintas menuju kekayaan. Sayangnya, banyak pemula yang terbuai iming-iming profit cepat dan besar.
Padahal, kunci sukses di pasar saham adalah kesabaran dan konsistensi. Mereka yang ingin cepat kaya justru cenderung nekat mengambil risiko besar tanpa perhitungan, yang berujung pada kerugian besar pula.
Tips Agar Tidak Terjebak dalam Kesalahan yang Sama
Untuk menghindari kesalahan-kesalahan di atas, investor pemula perlu membekali diri dengan pengetahuan dan mindset yang tepat sejak awal.
Berikut beberapa langkah bijak:
Baca Juga: 5 Daftar Aplikasi Investasi Saham Terbaik untuk Pemula!
- Pelajari dasar-dasar investasi saham, termasuk cara membaca laporan keuangan, mengenal istilah pasar modal, dan strategi analisis.
- Gunakan akun simulasi (virtual trading) terlebih dahulu sebelum terjun ke pasar sungguhan.
- Ikuti seminar atau kelas online dari sumber terpercaya, termasuk dari BEI, sekuritas resmi, atau tokoh investasi terkemuka.
- Mulai dari jumlah kecil, sambil mengasah insting dan belajar dari pengalaman.
Bermain saham memang menjanjikan keuntungan, tapi juga menyimpan risiko besar jika dilakukan tanpa ilmu.
Dengan mengenali 7 kesalahan umum investor pemula saat main saham, diharapkan kita bisa lebih bijak dalam mengambil keputusan finansial.
Ingat, kesuksesan di pasar saham bukan soal seberapa cepat Anda untung, tapi seberapa konsisten Anda bisa bertahan dan tumbuh dalam jangka panjang.
Bijak dalam berinvestasi adalah langkah awal menuju kebebasan finansial.
Berita Terkait
-
5 Daftar Aplikasi Investasi Saham Terbaik untuk Pemula!
-
Jangan Tunda Lagi! 3 Cara Ampuh Investasi Meski Gaji UMR
-
Anti Boncos! Ini 6 Strategi Investasi Jitu untuk Pemula di Tahun 2025
-
Crypto vs Emas, Mana Investasi Terbaik di Tengah Ketidakpastian Ekonomi?
-
Cara Membuka Tabungan Emas di Pegadaian dan Tokopedia, Mudah dan Menguntungkan!
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dukung Transformasi Perbankan Nasional, BRI Buka Rekrutmen BFLP Specialist 2026
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah melalui Implementasi SIPD RI
-
Siap-Siap! Besok PLN Padamkan Listrik di Palembang
-
Sumsel Capai Level Digital Tertinggi, BI Dorong Penguatan Proses Transaksi Daerah
-
PTBA Sukses Gelar Kompetisi Safety Driving untuk Keselamatan Berkendara di Area Tambang