SuaraSumsel.id - Harapan akan kebangkitan sepak bola Sumatera Selatan semakin membara setelah manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) secara resmi mengumumkan terpilihnya 60 calon Elang Andalas Muda, hasil dari gelaran Turnamen Elite Pro Academy (EPA) SFC U-20 yang berlangsung di Stadion Kamboja, Palembang, pada 9–10 Mei 2025.
Ketua Turnamen, Muhammad David menjelaskan panitia awalnya berencana memilih hanya 60 pemain, namun karena banyaknya peserta berbakat yang mencuri perhatian tim pencari bakat seperti Coach Amirul dan legenda SFC Mahyadi Panggabean, kuota akhirnya ditambah menjadi 70.
Para pemain muda terpilih akan menjalani pembinaan intensif dalam akademi, sebelum diseleksi lebih lanjut untuk masuk skuad utama.
Dalam kompetisi itu sendiri, Typo FC asal Palembang tampil sebagai juara pertama, diikuti SSB Bintang Putra dari Prabumulih di posisi kedua, Jarita OKU Timur sebagai juara ketiga, dan Persegrata Palembang yang menyabet predikat tim fair play.
"Menang atau kalah tidak terlalu penting. Turnamen ini digelar murni untuk melihat kemampuan individual para pemain. Bahkan tim yang kalah pun bisa meloloskan pemain ke tahap berikutnya jika skill-nya menonjol," ujarnya.
"Nantinya, 60 pemain ini akan dikerucutkan lagi menjadi 30 orang untuk menjadi bagian dari Skuat EPA SFC U-20," kata David.
Ini daftar lengkap 70 nama-nama calon Elang Andalas Muda yang terpilih :
1. M. Radif Garjita Panther
2. Ahmad Tajudin Garjita Panther
Baca Juga: 60 Pemain Terpilih, Sriwijaya FC Siapkan Generasi Baru untuk Liga 2
3. M. Satrio Aji Garjita Panther
4. Rahmat Kurniawan Garjita Panther
5. Ahmad Khoirul Rizki Garjita Panther
6. M. Galih Artha Fiyyo Garjita Panther
7. Feri PSMS United
8. Wafa Habibi Typo FC
Berita Terkait
-
60 Pemain Terpilih, Sriwijaya FC Siapkan Generasi Baru untuk Liga 2
-
Buru Bakat Muda Sumsel, EPA Sriwijaya FC U-20 Resmi Bergulir
-
Manajemen Sriwijaya FC Buka Suara Soal Gaji Tertunggak: Ini Janji pada Pemain
-
Sriwijaya FC Bangkit, Semangat SFC Reborn Menatap Liga 2 2025/2026
-
Turnamen EPA U-20 Sriwijaya FC Hanya Terima 20 Tim, Ini Alasannya
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Dari Nongkrong hingga Koleksi Karya, Cara Anak Muda Palembang Menikmati Seni
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan