“S menampar saya, mendorong dahi saya dengan jari telunjuknya. Saya sempat ingin mengambil handphone, tapi malah direbut. Ketika saya mencoba membela diri, teman-teman lainnya malah ikut memukuli saya,” kenangnya.
Dihajar, Dijambak, Dibenturkan ke Dinding
Lebih lanjut, Kerren menceritakan betapa brutal perlakuan para pelaku. Ia tidak hanya ditampar dan dijambak, tetapi juga dipukul dan dibenturkan ke dinding.
“Rambut saya dijambak, kepala saya dibenturkan ke dinding. Mereka duduk di atas badan saya, saya tidak bisa bergerak. Saya benar-benar tidak berdaya,” ucapnya sambil menunjukkan luka di bagian wajah dan tangannya.
Akibat pengeroyokan tersebut, Kerren mengalami sejumlah luka: memar di dahi dan hidung, lecet di tangan kanan dan kiri, serta bibir yang membengkak. Ia pun memutuskan menempuh jalur hukum demi mencari keadilan.
Laporan Resmi dan Tindak Lanjut Polisi
Kerren telah melaporkan insiden ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang. Laporan diterima dengan dugaan penganiayaan sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHP.
Kepala SPKT melalui Panit III membenarkan bahwa laporan korban telah diterima dan akan segera diteruskan ke Unit Reserse Kriminal (Satreskrim).
“Laporan sudah kami terima dan segera kami teruskan ke unit terkait untuk ditindaklanjuti,” ujar petugas yang bertugas malam itu.
Baca Juga: Hari Pertama Keberangkatan, Calon Haji Palembang Kedapatan Bawa Pisau Dapur
Kini, Kerren berharap kasus ini diproses secara hukum seadil-adilnya. Terlebih, dengan keterlibatan anak anggota dewan, ia khawatir akan ada upaya pengaruh kekuasaan untuk melindungi para pelaku.
“Saya hanya ingin keadilan. Jangan sampai pelaku bebas begitu saja hanya karena ada yang punya jabatan. Saya ingin semua tahu apa yang saya alami,” tutupnya.
Tag
Berita Terkait
-
Hari Pertama Keberangkatan, Calon Haji Palembang Kedapatan Bawa Pisau Dapur
-
Berbahaya, Mobil Pengangkut Sampah Tak Layak Masih Aktif di Palembang
-
Lion Parcel Gandeng Warga Palembang Jadi Agen: Cuan dan Diskon 35 Persen
-
AMD Perkenalkan Ryzen AI 300 dan Max Series: Prosesor Pintar Hemat Daya
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Sistem Keuangan Banyuasin Lewat SP2D Online SIPD RI
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, BRI Dukung Sport Tourism Indonesia
-
Dukung Perjuangan Atlet Indonesia, BRI Kobarkan Semangat Merah Putih di Asian Games 2026
-
Warga Sumsel Mulai Bergerak, Petisi Evaluasi dan Transparansi Karhutla Ramai Ditandatangani
-
Dulu Duet Prabowo di Pilpres 2014, Hatta Rajasa Kini Jadi Wakil Ketua Wantimpres
-
Asap Karhutla Tutup Jalur Sungai Banyuasin, Kapal Sembako Kandas dan Tenggelam