SuaraSumsel.id - Tim SAR Palembang menemukan pekerja yang hilang saat memperbaiki Jembatan Kertapati atau Ogan dalam keadaan meninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstain mengatakan korban Daryoto, pekerja Jembatan Kertapati yang hilang pada Kamis (11/7/2024), telah ditemukan hari ini Sabtu (13/7/2024).
"Kami menemukan mengapung di tengah sungai dalam keadaan meninggal dunia atau sekitar radius satu kilometer dari lokasi awal kejadian. Korban dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan proses lebih lanjut," ujar Raymond.
Dengan ditemukannya korban dalam operasi pencarian hampir selama dua hari itu, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Semua unsur SAR yang terlibat dalam proses pencarian dikembalikan ke satuannya masing-masing.
Sebelumnya korban sedang mengecat Jembatan Ogan bersama rekan kerjanya. Namun saat sedang mengecat tiba-tiba korban terpeleset jatuh ke Sungai Ogan hingga menyebabkan dirinya tenggelam.
Beredar pula video diduga detik-detik korban tenggelam di sungai terekam oleh kamera warga. Dalam video tersebut korban sempat melambaikan tangan untuk meminta pertolongan, kemudian korban langsung tenggelam.
Tim SAR Palembang lengkap dengan membawa peralatan air berangkat menuju lokasi kejadian guna melakukan pencarian.
SRU pertama melakukan pencarian dengan cara penyisiran permukaan air menggunakan perahu karet dan perahu masyarakat.
SRU kedua melakukan penyelaman di lokasi awal kejadian dan lokasi-lokasi yang dicurigai adanya korban serta dengan menyebarkan informasi kepada masyarakat yang berada di pesisir Sungai Ogan I.
Baca Juga: Tragis, Bocah 8 Tahun di OKU Ditemukan Meninggal Setelah 3 Hari Tenggelam di Sungai Ogan
Operasi SAR juga melibatkan TNI AL, Polairud, PMI, dan masyarakat serta pihak keluarga korban. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Tragis, Bocah 8 Tahun di OKU Ditemukan Meninggal Setelah 3 Hari Tenggelam di Sungai Ogan
-
Terpeleset Saat Perbaiki Jembatan Kertapati, Pekerja Ini Hilang Terseret Arus
-
Pelarian Berakhir! Pelaku Ketiga Pembunuhan Pegawai Koperasi yang Dicor Semen Serahkan Diri
-
Revitalisasi Rusun Kumuh IB I Palembang Dimulai, Bakal Jadi Hunian Modern?
-
Strategi Jitu Palembang Tingkatkan Kecerdasan Anak Lewat Duta Gemar Ikan
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak
-
Kronologi Wartawan Tribun dan PalTV Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel
-
Ultimatum 5x24 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Desak Herman Deru Mundur sebagai Gubernur Sumsel
-
2 Wartawan Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel, Sempat Diintimidasi Hapus Video
-
Pantau Api, Website Berbasis AI Buatan Dosen MDP Palembang untuk Prediksi Kabut Asap Sumsel