SuaraSumsel.id - Pribadinya yang ramah dengan komunikasi yang khas lokal membuat Sri Rahayu menjadi lebih dekat dengan kalangan perempuan terutama penggerak usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Sumatera Selatan (Sumsel).
Kekinian Sri Rahayu mendapatkan julukan sebagai 'emaknya' UMKM Sumsel. Ia menjadi ketua dari forum asosiasi UMKM di Sumsel. Forum yang menaungi 28 asosiasi UMKM di Sumsel dengan jumlah anggota mencapai dua ribuan unit UMKM.
Keseharian nan dekat dengan UMKM juga didasari karena Sri Rahayu merupakan tenaga pendidik di Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP). Dengan berkolaborasi banyak pihak juga memiliki visi dan misi yang sama, ia berkeinginan agar UMKM di Sumsel terus maju sekaligus naik level.
"Pengalaman menaungi UMKM memang beragam, unik karena menghadapi banyak karakter manusianya," ujar Sri Rahayu kepada Suara.com.
"Mulanya saya ingin agar semua UMKM mendapatkan informasi yang sama sebagai modal upaya pengembangan usaha. Hal ini yang menjadi dasar Forum Kebersamaan Komunitas UMKM Sumsel, atau disingkat Forketas," sambungnya.
UMKM di Sumsel sudah makin terorganisir dalam forum-forum yang dinaungi Forketas.
Sri yang merupakan Direktur Program Pascasarjana (PPs) UMP mengungkapkan meski Forketas masih berusia muda namun makin bergeliat dalam berbagai kegiatan, seperti pameran di sejumlah event baik lokal dan nasional.
"Forketas juga banyak menjadi mentor pendamping sekaligus me-review mengenai marketing, produk sekaligus ada juga dari lembaga keuangan dan akuntasi. Meski baru (Forketas), sudah sejajar dengan forum lainnya," ucapnya.
Dia menceritakan jika Palembang terutama Sumsel punya banyak potensi pengembangan UMKM, mulai dari makanan khas, kain tradisional sampai potensi jasanya.
Baca Juga: Sempat Terputus karena Longsor, Akses Jalan Desa Pulau Beringin ke Desa Tanjung Bulan Sudah Normal
"Bagaimana misalnya pempek bisa go internasional, alat vakumnya juga ada yang khusus. Dan misalnya memasarkan pempek lebih hiegienis, praktis, makin terkenal dan punya daya rasa yang standar," ucap Sri yang juga menceritakan jika sang suami pun mendukung penuh kecintaannya pada UMKM.
Sri pun bercerita bagaimana di sela-sela waktu mengajar atau bahkan libur di akhir pekan juga menghabiskan waktu mengunjungi umkm-umkm.
"Saya pun fokus agar dinas pemerintahan baik dari hilir dan hulu memiliki data lengkap mengenai katagori UMKM di Sumsel agar kemudian program merata. Jangan sampai, UMKM yang menerima manfaat hanya UMKM-UMKM yang sama," pintanya.
Berita Terkait
-
Sempat Terputus karena Longsor, Akses Jalan Desa Pulau Beringin ke Desa Tanjung Bulan Sudah Normal
-
BI Sumsel Terima Penghargaan Sumatera Media Summit 2024
-
Polda Sumsel Kawal Pembangunan 23 PSN, Salah Satunya Pembangunan Sutet
-
Promosikan Judi Online di Instagram, Dua Pelajar di Sumsel Ditangkap
-
Konflik Lahan di Sungai Sodong Jadi Atensi Polda Sumsel
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda
-
Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh
-
Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka
-
Guru SD di Palembang Diduga Setubuhi Siswi Lima Kali, Terungkap Setelah Orang Tua Melapor
-
PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi