SuaraSumsel.id - Tiga orang yang masih bertetangga di Desa Ulak Dabuk, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Empat Lawang, terlibat duel maut.
Duel 2 orang melawan 1 mengakibatkan satu orang tewas. Korban jiwa tercatat atas nama Arif Sugianto (29). Sementara pelaku atas nama Firman Apriadi (27) kini sudah ditangkap polisi. Firman ditangkap setelah terlibat perkelahian melawan Arif Sugianto (29) dan Maikel.
Kasat Reskrim Polres Empat Lawang AKP Alpian mengatakan, insiden tersebut terjadi akibat dendam yang telah lama bersemi antara Firman dan Arif, yang bertetangga di desa yang sama.
“Motif kasus lama tahun 2022 pelaku dilarang lewat di kebun korban disitulah terjadi keributan kembali,” jelas Alpian, Jumat (3/5/2024) dikutip dari Sumselupdate.com--jaringan Suara.com.
Perkelahian tersebut menyebabkan Arif meninggal di tempat kejadian, sementara Firman dan Maikel mengalami luka serius.
“Maikel yang ikut membela Arif mengalami luka di punggung, dada, dan tangan. Sedangkan Firman juga terkena luka bacok pada kepala dan pelipis,” tambah Alpian.
Setelah menerima perawatan medis, Firman diserahkan oleh keluarganya ke Polres Empat Lawang. Iptu Silvia Wardi, KasiHumas Polres, mengkonfirmasi bahwa keadaan di Desa Ulak Dabuk masih terkendali.
“Sampai sekarang situasi di Desa Ulak Dabuk berkat kerja keras Polsek Talang Padang Alhamdulillah masih kondusif,” ucapnya.
Sementara Firman, saat diwawancara mengaku bahwa pertikaian itu terjadi saat ia sedang dalam perjalanan pulang dari kebun kopi.
Baca Juga: Buntut Viral Duel Celurit, 2 Remaja Putri di Palembang Ditetapkan Tersangka tapi ...
“Saya kan menginap di kebun sudah lima malam. Hari itu saya sedang dalam perjalanan pulang ke desa terus dihadang sama dia langsung diserang,” cerita Firman.
Firman juga menyatakan penyesalannya atas kejadian tersebut. “Menyesal saya pak,” kata dia.
Berita Terkait
-
Buntut Viral Duel Celurit, 2 Remaja Putri di Palembang Ditetapkan Tersangka tapi ...
-
8 Remaja Ditangkap Setelah Duel Celurit, Penyebabnya Perkara Sepele Ini
-
Perampokan Sadis Bendahara Samsat Empat Lawang, Ditusuk 3 Kali Sampai Uang Rp 80 Juta Raib
-
Tragis, 3 Petani Empat Lawang Tersambar Petir di Pondok Saat Berteduh
-
Berikut 10 Besar Calon Anggota KPU Empat Lawang, Muara Enim, Banyuasin dan Pagar Alam
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak
-
Kronologi Wartawan Tribun dan PalTV Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel
-
Ultimatum 5x24 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Desak Herman Deru Mundur sebagai Gubernur Sumsel
-
2 Wartawan Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel, Sempat Diintimidasi Hapus Video
-
Pantau Api, Website Berbasis AI Buatan Dosen MDP Palembang untuk Prediksi Kabut Asap Sumsel