SuaraSumsel.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) mengajukan sebanyak 6.138 formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Tahun 2024.
Penjabat Gubernur Sumsel Agus Fatoni mengatakan pihaknya mengajukan sebanyak 6.138 formasi ASN pada Tahun 2024. Jumlah tersebut akan terbagi mulai dari guru, tenaga kesehatan, dan juga tenaga teknis.
Jumlah tersebut itu masih sebatas pengajuan, sebab yang akan menetapkan jumlah formasi ASN itu pemerintah pusat.
"Pada tahun 2024, kami mengajukan sebanyak 6.138 formasi ASN ke pemerintah pusat. Formasi ini akan terdiri dari guru, tenaga kesehatan, dan juga tenaga teknis. Akan tetapi, jumlah ini akan dipisah antara PNS dan PPPK," katanya.
"Tentu penetapan formasi ASN ini akan disesuaikan dengan formasi secara nasional dan juga akan melihat kemampuan daerah," kata Fatoni.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumsel Ismail Fahmi mengatakan pengajuan formasi tersebut itu sesuai dengan aturan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
"Berdasarkan aturan Kemenpan RB, penghitungan jumlah formasi ASN ini harus sesuai dengan kebutuhan dan kas daerah," ujarnya.
Pengajuan formasi tersebut paling banyak itu tenaga teknis dan disusul untuk guru.
"Formasi ASN ini paling banyak untuk tenaga teknis, karena selama ini yang menjadi prioritas itu guru. Namun, kami tetap menunggu regulasi dari pemerintah pusat," katanya.
Ismail mengatakan berdasarkan informasi dari pemerintah pusat, seleksi ASN ini bisa dilaksanakan sebanyak tiga kali dalam satu tahun. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel
-
Sumatera Selatan Berselimut Kabut Asap, 1.324 Titik Panas Terdeteksi
-
Kabut Asap Karhutla Picu 52.483 Kasus ISPA di Sumsel
-
Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Palembang
-
Kabut asap Kepung Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan
-
Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim