SuaraSumsel.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Sumatera Selatan pada Triwulan IV 2023 secara tahunan (year on year/yoy) tumbuh 4,94 persen.
Kepala BPS Sumsel Moh Wahyu Yulianto mengatakan ekonomi Sumsel berdasarkan Produk Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku senilai Rp157,94 triliun dan atas dasar harga konstan senilai Rp90,98 triliun.
“Sehingga pertumbuhan ekonomi Sumsel pada triwulan IV 2023 secara yoy tumbuh 4,94 persen atau mengalami kenaikan dibandingkan triwulan III 2023 sebesar 1,90 persen,” katanya.
Ia menjelaskan menurut lapangan usaha, distribusi dan pertumbuhan PDRB Sumsel ditopang oleh 17 sektor dimana 15 sektor mengalami pertumbuhan dan dua lainnya yaitu administrasi pemerintah serta jasa kesehatan penurunan masing-masing sebesar 0,02 persen dan 0,26 persen
Untuk pertumbuhan tertinggi menurut lapangan usaha disumbangkan oleh sektor akomodasi makan dan minum sebesar 13,56 persen, jasa keuangan 8,41 persen, dan sektor pengadaan listrik dan gas sebesar 7,66 persen.
Untuk sektor yang memberikan kontribusi terbesar yaitu pertambangan 25,24 persen, industri pengolahan 18,44 persen, serta perdagangan sebesar 13,89 persen.
“Ketiga sektor tersebut kontribusinya mencapai 57,57 persen. Maka, artinya dengan menjaga ketiganya tumbuh cukup bagus tentu akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi secara umum di Sumsel,” jelasnya.
Ia mengatakan untuk sumber pertumbuhan tertinggi menurut lapangan usaha berasal dari pertambangan dan penggalian yakni sebesar 1,18 persen.
“Maka total pertumbuhan ekonomi 4,94 persen, pertambangan memiliki kontribusi 1,18 persen, industri pengolahan 0,93 persen, perdagangan 0,83 persen, dan pertanian 0,29 persen,” ujarnya.
Pertumbuhan PDRB menurut pengeluaran mencatatkan pertumbuhan tertinggi berasal dari komponen impor luar negeri yang mengalami pertumbuhan sebesar 113,20 persen.
“Untuk kontribusi tertinggi dari konsumsi rumah tangga dengan distribusi sebesar 62,18 persen dan pertumbuhan 4,84 persen,” kata Wahyu. [ANTARA]
Tag
Berita Terkait
-
Aksi DPRD Sumsel Anggarkan Meja Biliar Rp486 Juta Tuai Kritik, Kalina Oktarani Ikutan Miris
-
Menelisik Garasi Andie Dinialdie, Pejabat Sumsel yang Viral gegara Meja Biliar Seharga Alphard Bekas
-
Jejak Pendidikan Alex Noerdin: Pernah Ikut Program Harvard hingga Kena Kasus Korupsi
-
Tambang Minyak Ilegal Musi Banyuasin Merebak Lagi di Perbatasan SumselJambi
-
Pegadaian Championship: Sumsel United Usung Misi Tiga Poin Lawan Persikad Depok
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Pedestrian Kolonel Atmo Palembang Dibuka 12 April 2026, Ini 5 Fakta Pentingnya
-
Jangan Sampai Salah Pilih, Ini Bedanya Galaxy S26, S26 Plus dan S26 Ultra yang Jarang Disadari
-
Geger di Kertapati, Bayi Laki-laki Ditemukan di Tumpukan Sampah dengan Tali Pusar Masih Menempel
-
Detik-detik Mencekam di Gunung Dempo, 4 Pendaki Dievakuasi Akibat Cuaca Ekstrem
-
Update Terbaru Banjir Bandang OKU Selatan: Longsor Hantam Permukiman, Puluhan Warga Terdampak