SuaraSumsel.id - Kirana Group dengan entitas PT Zee Ceemerlang Bersaudara membangun pabrik kelapa sawit di Desa Keromongan, Kecamatan Martapura, OKU Timur Sumatera Selatan (Sumsel).
Hal ini ditandai dengan meresmikan pabrik kelapa sawit tersebut.
Direktur Utama Kirana Group Rekso Wibowo mengatakan jika pabrik Mini CPO Kirana ini bagian dari investasi di Kabupaten OKU Timur. “Kami memahami pentingnya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat setempat,” katanya.
Rencananya pabrik ini akan berkembang dari unit I menuju ke unit III. "Berharap dapat ikut andil dalam memajukan OKU Timur dan membawa manfaat yang nyata bagi masyarakat sekitar pabrik," ucapnya.
Ia pun mengungkapkan bagaimana adanya upaya kepedulian terhadap isu-isu lingkungan dan berkelanjutan. Oleh karena itu perusahaan ini akan menjalankan pabrik dengan standar mutu dalam hal praktik lingkungan yang baik.
“Kami berkomitmen untuk mengelola limbah dengan bijak, dan berkontribusi positif terhadap perlindungan lingkungan setempa,t” pungkasnya.
Bupati OKU Timur Ir. H, Lanosin mengapresiasi pembangunan pabrik sawit dibangun tepat di kawasan industri yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Kawasan industri dengan luas sekitar 540 hektar berada di Desa Keromongan hingga ke desa Sukomulyo. Selain itu guna melengkapi kawasan ini menjadi wilayah industri juga dibangun pelabuhan dengan transportasi peti.
“Mindset yang selama ini terbangun sudah diawali dengan beridirinya mini plant, besar harapan saya ke depannya bukan hanya di sawit saja, melainkan ada industri menengah hilirisasi seperti karet,” harapnya.
Baca Juga: BPBD Bangka Belitung Sebut Kerugian Akibat Karhutla Rp150 Miliar, di Sumsel Lebih Besar?
Bupati menginstruksikan untuk OPD yang membidangi untuk membantu dan mempermudah industri yang akan tumbuh di kawasan ini.
“Tidak ada kata lain selain industri untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten OKU Timur ini" imbuh bupati melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
Berita Terkait
-
Detik-Detik Toko Emas di Pali Dirampok Kawanan Bersenpi di Siang Hari, Rugi Rp 2 Miliar
-
Modus Investasi Batu Bara, IRT di Musi Banyuasin Gelapkan Uang Rp150 Juta Milik Rekan
-
BPBD Bangka Belitung Sebut Kerugian Akibat Karhutla Rp150 Miliar, di Sumsel Lebih Besar?
-
Berikut 5 Negara Penyumbang Investasi di Sumsel: Terbesar Adalah Singapura Baru Cina
-
Peduli Garda Terdepan Padamkan Karhutla di Sumsel, Gelar Posko Kesehatan
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk
-
Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air
-
Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga
-
Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul
-
Banpres Karhutla Rp100 Miliar Sudah Turun, Kenapa Asap Masih Kepung Palembang?