SuaraSumsel.id - Aksi kriminalitas di kabupaten PALI, Sumatera Selatan (Sumsel) makin meresahkan. Pada awal pekan ini, sebuah toko emas di pasar tradisional kabupagten Pali dirampok kawanan bersenpi.
Suara tembakan juga sempat terdengar sehingga masyarakat di areal pasar sempat ketakutan. Pengakuan korban, kerugian akibat perampokan ini mencapai Rp 2 miliar lebih.
Perampokan yang terjadi siang bolong dilakukan pelaku dengan menggunakan pakaian nan serba hitam. Pelaku pun membawa hasil rampokan dengan sengaja melepaskan tembakan guna membuat korban dan orang-orang sekitar ketakutan.
Pengakuan salah satu saksi mata, saat kejadian dirinya sedang berada tepat lokasi perampokan karena memang lokasi wilayah parkiran persis di seberang toko yang dirampok.
“Sudah pelaku ambil emas, pelaku sempat menembak ke atas, seperti mau menakuti korban. Lalu mereka pegi ke arah pasar bawah dengan santai pake motor dua," ujarnya.
Diketahui pelaku berjumlah tiga orang dan dengan santai menjalankan kendaraan motornya."Meraka bawa senjata semua pak," ucap saksi mata, Eman.
Kasat Reskrim Polres PALI, Iptu Yudistira membenarkan peristiwa ini namun masih dilakukan penyelidikan. Aksi perampokan ini sendiri terekam CCTV.
Identitas para pelaku masih terus dilacak, dari sejumlah ciri-ciri yang terekam, termasuk jenis senjata yang dimiliki pun akan diperdalami.
Diketahui dari rekaman dan keterangan saksi memang ada tiga pelaku.
Baca Juga: BPBD Bangka Belitung Sebut Kerugian Akibat Karhutla Rp150 Miliar, di Sumsel Lebih Besar?
"Masih diselidiki," ujar Iptu Yudistira singkat, Rabu (2/11/2023).
Berita Terkait
-
Modus Investasi Batu Bara, IRT di Musi Banyuasin Gelapkan Uang Rp150 Juta Milik Rekan
-
BPBD Bangka Belitung Sebut Kerugian Akibat Karhutla Rp150 Miliar, di Sumsel Lebih Besar?
-
Berikut 5 Negara Penyumbang Investasi di Sumsel: Terbesar Adalah Singapura Baru Cina
-
Peduli Garda Terdepan Padamkan Karhutla di Sumsel, Gelar Posko Kesehatan
-
Heboh Video Istri di Banyuasin Digerebek Warga, Wikwik Bersama Pria Lain Saat Suami Bekerja
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk
-
Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air
-
Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga
-
Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul
-
Banpres Karhutla Rp100 Miliar Sudah Turun, Kenapa Asap Masih Kepung Palembang?