SuaraSumsel.id - Mantan petinggi Polri yang pernah tersangkut masalah korupsi, Susno Duadji menyebut MK sebagai Mahkamah Kebun. Meski belum diketahui apakah MK yang dimaksud calon legislatif dapil Sumatera Selatan (Sumsel), MK ialah lembaga Mahkamah Konstitusi.
Unggahan Susno pun dilengkapi dengan foto yang memperlihatkan buah pepaya yang seolah dipaksa matang di pohon meski belum masih muda.
Susno pun melengkapi narasi di media sosialnya dengan kalimat yang cukup sarkas. Dia menuliskan seolah membandingkan jika buah pepaya saja menunggu giliran untuk matang, sehingga sedap disantap.
Dia menulis jika pepaya saja menunggu giliran untuk kapan bisa matang.
Di mana pepaya muda juga berusaha sabar menunggu giliran matang. Pepaya muda nantinya juga akan matang dengan proses.
Susno menegaskan pepaya muda tidak perlu meminta bantuan MK hanya untuk mematangkan diri. Di akhir unggahan itu, perwira polisi asal Sumsel ini pun menyebutkan jika MK ialah Mahkamah Kebun.
"Pepaya saja bisa nunggu giliran kapan wkt nya matang , yg masih muda sabar nunggu giliran ,,, toh nanti akan matang juga,,, gak usah mintak bantuan MK (Mahkamah Kebun) ,,, " ujar Susno di media sosialnya.
Unggahan Susno pun kemudian ramai dikometari netizen yang menghubungkan perihal pepaya tersebut dengan keputusan MK yang memperbolehkan mereka yang dibawah usia 40 tahun bisa menjadi capres dan cawapres sekaligus pernah menjadi pejabat negara.
Keputusan MK ini dinilai sebagai langkah memuluskan anak Joko Widodo, Gibran Rakabuming sebagai calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto.
Baca Juga: Pj Gubernur Agus Fatoni Pastikan Stok Beras di Sumsel Tersedia Hingga Maret 2024
"Madipo (matang di pohon) bukan karbitan apalagi pakai jalur MK(mahkama kebun)," tulis netizen Andi Toha.
Berita Terkait
-
Billboard Ganjar Pranowo-Mahfud Ramai di Palembang, Suara Warga Beragam Dukungan
-
Palembang Diprakirakan Kembali Diselimuti Kabut Asap, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Tabliqh Akbar di Muara Rupit, UAS Kutuk Kebengisan Serangan Israel di Palestina
-
Pj Gubernur Agus Fatoni Pastikan Stok Beras di Sumsel Tersedia Hingga Maret 2024
-
Ini Saran PJ Gubernur Agus Fatoni Agar Jakabaring Sport City Lebih Menguntungkan
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Terdengar Tangisan di Musala Nibung, Warga Kaget Temukan Bayi Laki-Laki Sendirian
-
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, BRI Dukung Sport Tourism Indonesia
-
Dukung Perjuangan Atlet Indonesia, BRI Kobarkan Semangat Merah Putih di Asian Games 2026
-
Warga Sumsel Mulai Bergerak, Petisi Evaluasi dan Transparansi Karhutla Ramai Ditandatangani
-
Dulu Duet Prabowo di Pilpres 2014, Hatta Rajasa Kini Jadi Wakil Ketua Wantimpres