SuaraSumsel.id - Sriwijaya FC dua kali kena denda Komisi Disiplin (Komdis) PSSI akibat ulah oknum suporter sejak bergulirnya Liga 2 2023-2024. Klub pun mewanti-wanti suporter agar bersikap bijak.
Sanksi pertama didapat Sriwijaya FC mendapat setelah oknum penggemar melemparkan botol ke lapangan saat pertandingan melawan Semen Padang FC pada 10 Oktober. Sedangkan sanksi kedua akibat penggemar yang meneriakkan kata umpatan kepada wasit saat pertandingan melawan PSPS Riau pada 8 Oktober.
"Denda ini merupakan kedua kali dialami oleh Sriwijaya FC dengan masing-masing bernilai Rp10 juta. Maka dari itu, kami meminta para penggemar agar lebih baik dan bijaksana. Mari dukung klub agar tampil maksimal di setiap pertandingan," kata Sekretaris Sriwijaya FC Faisal Mursyid.
Menurut dia, para penggemar merupakan pemain ke-12 yang artinya dukungan dari suporter sangat dibutuhkan oleh tim.
"Jadi, para penggemar ini sangat dibutuhkan, bukan menjadi sesuatu yang merugikan Sriwijaya FC. Maka, setiap pelanggaran yang dilakukan para penggemar yang menerima konsekuensinya adalah klub," ujarnya.
Lebih lanjut, Faisal mengatakan klub menyesalkan perbuatan oknum penggemar itu, sebab denda yang dikenakan agak memberatkan kemampuan finansial Sriwijaya FC.
"Apalagi saat ini kebutuhan klub banyak. Seharusnya uang itu bisa dipergunakan untuk kebutuhan klub, namun tergerus akibat denda-denda ini," pungkasnya, demikian dimuat Antara.
Terdekat, Sriwijaya FC bakal adu kekuatan lawan PSMS Medan di lanjutan Liga 2 pada 23 Oktober 2023.
Baca Juga: PSCS Cilacap Raih Hasil Imbang Lagi, Charis Yulianto Ucapkan Permintaan Maaf
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga