SuaraSumsel.id - Baru-baru ini publik dibuat geger dengan video ketika seorang mahasiswi bercadar di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin Jambi yang menjadi korban bully.
Usai aksinya ini viral dan diketahui oleh publik, mahasiswi bercadar tersebut justru mendapat sanksi dari universitas karena unggahannya yang viral hingga menjadi sorotan secara umum.
Dalam video klarifikasi terbaru yang diunggah mahasiswi bercadar ini, dirinya menyampaikan perkembangan kasus usai sebelumnya ia menjadi korban bully yang dilakukan segerombolan pria di kampusnya tersebut.
Gadis ini mengaku jika dirinya sudah dipertemukan dengan para pelaku. Pelaku-pelaku yang adalah mahasiswa kampus tersebut sudah mengakui perbuatannya dan mendapat sanksi dan nasihat dari pihak Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin Jambi.
Tidak hanya itu, mahasiswi bercadar yang menjadi korban aksi bully ini rupanya juga diminta oleh pihak universitas untuk membuat surat pernyataan bersalah karena telah memviralkan kasus ini.
"Saya ingin mengklarifikasi bahwasannya pagi ini saya telah dipertemukan dengan pelaku dan pihak UIN sudah memberikan sanksi kepada pelaku berupa surat peringatan dan nasihat. Begitu pula dengan saya yang telah membuat surat pernyataan bersalah karena telah memviralkan video tersebut" ujarnya.
Lebih lanjut, gadis ini berharapa agar kasus bully yang dilakukan di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin Jambi ini dapat selesai tanpa rasa dendam dari korban dan pelaku.
"Saya harap permasalahan ini selesai sampai di sini dengan tidak adanya rasa dendam maupun sikap egois baik dari saya maupun dari pelaku" lanjutnya menjelaskan.
Sebelumnya, seorang mahasiswi bercadar bersama temannya sedang berada di dalam lift. Di depan pintu lift tersebut, nampak sekelompok pria yang sedang berdiri sambil terus menggoda mahasiswi Universitas Jambi ini.
Baca Juga: 9 Artis Jadi Korban Bully di Sekolah, Ada Penyanyi yang Dilempar ke Tong Sampah
Mahasiswa-mahasiswa tersebut mencoba menahan pintu lift agar tidak tertutup. Salah satu mahasiswa nampak menarik tempat sampah berwarna kuning yang diduga akan ia letakkan di dalam lift.
Berita Terkait
-
Kata Pakar Usai Muhammadiyah Ajak Pakai Kalender Hijriah Global Tunggal
-
Lee Joon Bagi Pengalaman Jadi Korban Bully di Sekolah: Parah Tak Bisa Jalan
-
Sempat Dibully, Prabowo Beri Rumah ke Bocah SD yang Jadi Pemulung: Ibumu Lebih Mulia Dibanding Koruptor!
-
Alami Bully hingga Pelecehan Seksual dari Geng Tai, Korban Stres Akut
-
KPAI Beberkan Kondisi Korban Bully Anak Vincent Rompies cs, Seperti Orang Bingung
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Darma Agung Club 41 Palembang Beroperasi Diam-Diam Meski Resmi Ditutup?
-
Herman Deru Pulang Kampung, Halal Bihalal di OKU Timur Penuh Keakraban
-
Pasca Penusukan Sadis, Izin Operasional DA Club 41 Palembang Dipertanyakan
-
Detik-Detik Kecelakaan Maut di Lahat: Satu Keluarga Tewas Saat Hendak Silaturahmi
-
Lebaran Berkah Bersama Bank Sumsel Babel: Mudik Gratis, Zakat Digital, dan Dana Tunai Siap