SuaraSumsel.id - Kawasan Kambang Iwak Park Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) dikeluhkan sering macet dan sembrawut. Hal ini membuat Komisi II DPRD Palembang meminta agar dilakukan penertiban.
"Kawasan Kambang Iwak sering macet dan semberawut, kami dari Komisi II DPRD Palembang, meminta Walikota Palembang turun tangan dan menertibkannya," kata Sekretaris Komisi II DPRD Palembang Hibbani melansir ampera.co-jaringan Suara.com.
Mereka pun meminta agar Wali Kota Palembang mengembalikan fungsi Kambang Iwak seperti dahulu. "Karena Kambang Iwak merupakan salah satu icon kota Palembang," sambungnya.
Politisi PKS ini, mengungkapkan jika tidak ada payung hukum guna menertibkan kawasan Kambang Iwak.
"Perlu SK guna menertibkannya," sambung ia.
"Kambang Iwak ini tempatnya strategis, icon kota Palembang, tapi akhir-akhir ini semakin semberawut, tidak tertata, PKL semakin meluas, parkir berlapis-lapis. Kemudian jogging track sering dijadikan tempat bermain scooter, skateboard, hingga ke jalan dan lain sebagainya," ucapnya.
Ketua Komisi II DPRD Palembang, Abdullah Taufik mengatakan akibat keluhan masyarakat akibat seringnya macet di kawasan Kambang Iwak.
"Kami minta OPD terkait membuat rumusan dan segera mengeluarkan solusi," ucapnya.
Baca Juga: Mantan Kades di Sumsel Korupsi Dana Desa Ratusan Juta Untuk Open BO Wanita
Berita Terkait
-
Mantan Kades di Sumsel Korupsi Dana Desa Ratusan Juta Untuk Open BO Wanita
-
Warga Ramai Berkumpul, Ida Dayak Batal Datang ke Lubuklinggau Sumsel
-
Ngaku Kena Mental Setelah Berstatus Tersangka Penghinaan Agama, Lina Mukherjee Ingin Konseling Psikolog
-
Keponakan Megawati Soekarnoputri Incar Kursi DPR RI
-
Kecele, Jauh-Jauh Datang ke Lubuklinggau Sumsel Ingin Diobati Ida Dayak Tetapi Tak Ada
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
HUT RI ke-81, Mitra Grab Palembang Rayakan Semangat Gotong Royong Bersama 810 Mitra
-
Pemkot Palembang Tak Lagi Menanggung 5.502 Guru PPPK, Ini Dampaknya bagi APBD