SuaraSumsel.id - Seorang ibu di Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) tega membuang bayinya di selokan saluran air. Hal ini terungkap setelah polisi melakukan olah TKP tempat penemuan bayi di Jalan Tegal Binangun, Lorong Girik, Kecamatan Plaju.
Polisi berhasil mengungkap sosok pembuang bayi tersebut yang tidak lain, ialah ibunya sendiri. Ibu pelaku pembuang anaknya tersebut bernama Sri Wahyuni (23).
Sebelum bayinya di buang, Sri melahirkan di dalam kamar mandi rumahnya.
Kapolsek Plaju AKP Firmansyah mengatakan pelaku tertangkap usai anggota kembali melakukan olah TKP di lokasi kejadian.
"Dari situ anggota mencium aroma bau tak sedap yang berasal dari ari-ari bayi tak jauh dari tempat mayat bayi ditemukan. Setelah kami melakukan olah TKP lagi ke lokasi, kami mencurigai ada perempuan yang sengaja membuang bayi tersebut dekat rumah warga. Ketika menemukan ari-ari kami menuju ke pelaku dan mencurigai dia, ternyata memang benar,” ucap AKP Firmansyah.
Di hadapan penyidik, pelaku Sri Wahyuni mengungkapkan jika membuang bayi karena pacar tidak mau bertanggung jawab.
"Atas kelahiran bayi perempuan tersebut, serta takut bila orangtuanya tahu. Motifnya karena pacar korban tidak mau bertanggung jawab atas kelahiran bayi tersebut. Sehingga pelaku memutuskan untuk membuangnya sendiri ke parit. Pelaku juga menurut keterangannya, melakukan persalinan sendiri di kamar mandi dengan memotong ari-ari menggunakan gunting,” bebernya melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
Atas tindakan tersebut pelaku terjerat pasal 306 junto 308 dengan ancaman 6 tahun penjara.
Diakui Sri, bahwa anaknya tersebut saat dilahirkan masih dalam posisi bersuara. “Posisinya saat itu masih ada suaranya, 5 menit kemudian bayi itu tidak lagi bersuara dan bergerak,” tutupnya.
Baca Juga: Sumsel Gelar Kompetisi Film Mahasiswa Dan Pelajar Nasional, Ini Syaratnya
Warga jalan Tegal Binangun, lorong Girik, Kecamatan Plaju Palembang, pada Minggu (26/3/2023) lalu dihebohkan dengan penemuan mayat bayi perempuan di selokan belakang rumah warga.
Berita Terkait
-
Pemkot Palembang Bagikan THR Capai Rp 80 Miliar, Pegawai Honorer Bakal Terima?
-
Sakit Hati, Keluarga Korban Dukun Pengganda Uang Minta Mbah Slamet Dihukum Mati
-
Sumsel Gelar Kompetisi Film Mahasiswa Dan Pelajar Nasional, Ini Syaratnya
-
Salah Target Pembeli, Remaja Muratara Jual Sabu Ke Anggota Polisi
-
Mertua Ungkap Sosok Mulyadi, Warga Palembang Korban Dukun Mbah Slamet
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh
-
Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka
-
Guru SD di Palembang Diduga Setubuhi Siswi Lima Kali, Terungkap Setelah Orang Tua Melapor
-
PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi
-
Gambut Sumsel Terbakar 99.906 Hektar, Pemuda Desak Pemerintah Buka Data dan Tindak Pelanggaran