SuaraSumsel.id - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengomentari mengenai soal catatan minus bagi stadion Gelora Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).
Bahkan disebutkan tuan rumah piala dunia U20 hanya 4 stadion. Gubernur Herman Deru pun menyerahkan sepenuhnya keputusan terkait penunjukan daerah itu untuk menjadi salah satu tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-20 pada Mei tahun ini.
Pernyataan Herman Deru tersebut disampaikan merespons kabar bakal dilakukannya pengurangan jumlah stadion utama untuk Piala Dunia U-20 dari enam menjadi empat.
"Saya sudah dengar kabar itu, semua tak luput dari catatan minus FIFA. Ya, kita serahkan urusan itu ke pemerintah pusat dan FIFA keputusannya," kata Deru.
Penilaian FIFA yang diumumkan oleh Menteri BUMN Erick Tohir beberapa waktu lalu Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, sebagai yang disiapkan sebagai venue utama Piala Dunia U-20 di Sumsel bermasalah pada tempat parkir.
Untuk itu, dia menegaskan, bila penilaian kesiapan sebuah daerah untuk menggelar Piala Dunia itu dilakukan secara objektif maka Sumsel akan tetap menjadi salah satu tuan rumah.
Sebab pertimbangannya tidak sekedar kesiapan infrastruktur stadion utama atau latihan saja, tapi juga transportasi, keberadaan penginapan kontingen dan atlet, destinasi wisata, pusat kesehatan untuk tindakan urgensi tinggi.
"Nah semua faktor itu ada dan lengkap loh di Sumsel ini. Bila dilihatnya secara objektif," kata dia.
Dia menyebutkan, terlepas terpilih atau tidak Sumsel sebagai salah satu tempat penyelenggaraan Piala Dunia U-20 nantinya bukanlah menjadi sebuah masalah.
Baca Juga: Banjir Bandang Sapu Lahat Sumsel Pagi Ini, Banyak Warga Terjebak di Rumah
Hal yang terpenting adalah bagaimana Indonesia bisa dan mampu mencetak sejarah, sukses menjadi tuan rumah ajang olahraga sepak bola tingkat remaja dunia yang paling bergengsi itu.
"Jadi kalau Sumsel jadi bagian yang ditunjuk FIFA, ya Alhamdulillah, itu doa kita atas persiapan yang telah dilakukan beberapa tahun ini," imbuhnya, Menteri BUMN, Menteri PUPR, Menteri Pemuda dan Olahraga RI diagendakan akan melakukan kunjungan ke Sumsel, 11 Maret 2023, untuk memastikan ulang kesiapan Sumsel sebagai salah satu tuan rumah.
Sampai saat ini, sudah ada 20 negara, dari total 24, yang dipastikan tampil di Piala Dunia U-20 2023 yaitu Indonesia, Republik Dominika, Guatemala, Honduras, Amerika Serikat, Fiji, Brazil, Uruguay, Kolombia, Ekuador, Selandia Baru, Inggris, Prancis, Israel, Italia, Slovakia, Gambia, Nigeria, Senegal, dan Tunisia.
Piala Dunia U-20 2023 yang dilaksanakan di Indonesia pada 20 Mei -11 Juni rencananya berlangsung di enam stadion yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (Palembang), dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar, Bali). [ANTARA]
Berita Terkait
-
Banjir Bandang Sapu Lahat Sumsel Pagi Ini, Banyak Warga Terjebak di Rumah
-
Sungai Lematang Meluap, Lahat Sumsel Dikepung Banjir Dan Longsor Pagi Ini
-
Gagal di Piala Asia, Shin Tae-yong Bawa Timnas Indonesia U-20 ke Kampung Halamannya, untuk Apa?
-
Erick Thohir: Keterlibatan Produk Lokal di Piala Dunia U-20 2023 Merupakan Terobosan
-
Erick Thohir: Soal Israel Peserta Piala Dunia U-20 2023 Bukan Ranah PSSI
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Saat KPK Usut Audit BPK Sumsel, Begini Rapor WTP Muara Enim, PALI dan Empat Lawang
-
BRI Group Sabet Enam Penghargaan, Bukti Transformasi dan Kinerja Solid
-
BRI dan Holding UMi Dorong Emas Jadi Instrumen Penguatan Ekonomi
-
Qlola by BRI Hadir dengan Tampilan Baru, Bawa Solusi Digital untuk Kebutuhan Bisnis
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut