SuaraSumsel.id - Lokasi Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono dan rombongan usai alami kecelakaan helikopter sudah ditemukan, Senin (20/2/2023). Hal ini dikabarkan oleh Polda Jambi melalui akun media sosial terverifikasi.
Ditelisik tampak sejumlah awak yang terlihat melemparkan sejumlah barang ke bagian bawah helikopter. Disebutkan jika tim evakuasi jalur udara sudah menemukan titik lokasi pendaratan darurat helikopter Kapolda Jambi.
Tim juga sudah mendistribusikan makanan, selimut serta power bank. Di instagram tersebut, Polda Jambi juga memohon doa masyarakat agar proses evakuasi berjalan lancar dan selamat.
"Tim Evakuasi jalur udara sudah menemukan titik lokasi pendaratan darurat helikopter Kapolda Jambi dan mendistribusikan makanan, selimut serta power bank. Mohon doa masyarakat Jambi agar proses evakuasi berjalan lancar dan selamat," tulis di media sosial tersebut
Proses evakuasi kecelakaan helikopter rombongan Kapolda Jambi yang jatuh di kawasan Bukit Tamai Kecamatang Batang Marangi, Kerinci, Jambi dilanjutkan jalur darat. Hal ini dikarenakan akibat kondisi cuaca yang buruk.
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Mulia Priyanto mengatakan tim evakuasi jalur darat masih terus dilakukan menuju lokasi dengan jalur darat, yakni berjalan kaki.
"Karena medan sulit daerah perbukitan darat tetap lanjut, tapi untuk tim udara sementara dihentikan dan dilanjutkan besok pagi,” katanya sebagaimana dilansir Antara.
Dari komunikasi tersebut diketahui seluruh korban selamat, namun ada yang mengalami luka-luka.
Mulia mengatakan, sambil menunggu tim evakuasi tiba di lokasi, penumpang helikopter bertahan dengan persediaan bahan makanan yang dibawa dalam helikopter tersebut.
Baca Juga: Gelar Zikir Akbar di Sumsel, Airlangga Hartanto: Semua Partai Ingin Berkomunikasi Dengan Golkar
Kata dia di helikopter tersebut juga tersedia P3K yang digunakan oleh penumpang untuk meminimalisir dampak luka-luka. Sementara mengenai penyebab jatuhnya helikopter berpenumpang Kapolda Jambi itu hingga saat ini masih dalam proses investigasi.
Kepala Pos SAR Kerinci Bambang di Jambi sebelumnya mengatakan perjalanan evakuasi melalui jalur udara berhenti sementara, karena cuaca hujan. Untuk menuju ke lokasi helikopter yang jatuh itu, tim harus berjalan kaki ke lokasi.
Perjalanan evakuasi dilanjutkan malam ini, maka tim akan sampai ke lokasi pada siang hari ini.
Tag
Berita Terkait
-
Evakuasi Rombongan Kapolda Jambi Dalam Hutan Dilanjutkan Pagi Ini, Tim Berjalan Kaki
-
Evakuasi Kapolda Jambi di Tengah Hutan Dilakukan Lewat Darat
-
Helikopter Kapolda Jambi Terjatuh, Ada Mantan Kapolres Dumai Dalam Rombongan
-
Wajah Penumpang Bercucuran Darah dalam Helikopter Rombongan Kapolda Jambi
-
Meski Wajah Bercucuran Darah, Seluruh Korban Helikopter Rombongan Kapolda Jambi Dikabarkan dalam Kondisi Selamat
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Alex Noerdin: Kronologi Lengkap Tiga Kasus Korupsi dan Status Gugur Demi Hukum
-
HUT ke-45, PT Bukit Asam Tebar Energi Kebaikan Lewat Bantuan Pangan dan Edukasi Gizi
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
Jadwal Imsak & Salat Palembang 26 Februari 2026 Hari Ini, Catat Waktu Sahur dan Magrib
-
Rumah Duka Alex Noerdin di Palembang Kian Dipadati Pelayat hingga Larut Malam Terkini