SuaraSumsel.id - Komoditas cabai di Pasar Tradisional Perumnas Sako, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) pada Senin, (24/10/22) mengalami penurunan yaitu cabai merah kriting Rp30 ribu per kilogram.
Salah satu pedagang di pasar tersebut bernama Saprial, dirinya menyebutkan bahwa harga beberapa komoditas cabai mengalami penurunan hingga hari ini.
“Cabai sudah mulai turun, cabai merah kriting Rp30 ribu per kilo, cabai burung Rp28 ribu per kilo, cabai rawit Rp30 per kilogram,” sebut Saprial.
Penurunan harga cabai dikatakan Saprial sudah terjadi sejak satu pekan dan daya beli masyarakat hingga saat ini masih stabil.
“Daya beli masyarakat ya segitu-gitu aja, biasanya kalau harganya turun karena panennya yang berlimpah tapi mau harganya naik mau turun kebutuhan masyarakat tetap sama,” lanjutnya.
Selain komoditas cabai, bawang merah (bamer) dan bawang putih (baput) dikatakan Saprial juga mengalami penurunan.
“Kalau bawang merah Rp30 per kilogram dan bawang putih Rp28 per kilogram ini harga bawang stabil sudah beberapa hari,” katanya.
Komoditas harga cabai mengalami penurunan drastis, harga sayuran seperti tomat dan buncis mengalami naik turun.
“Tomat dan buncis yang naik turun, kalau buncis harganya hari ini Rp16 ribu per kilogram dan tomat Rp12 ribu per kilogram. Harganya naik turun tergantung dari pasar Induk, kalau barangnya sedikit sudah pasti harganya naik,” kata salah satu pedagang sayuran di pasar tradisional Perumnas Sako Palembang, Rumadi.
Baca Juga: 30 Pop Up Booth Produk Ekraf Hadir di Program Beli Kreatif Sumsel
Disamping harga tersebut, saat ini terpantau harga komoditas beras masih menjadi salah satu bahan pokok yang mengalami kenaikan.
“Beras merk Raja per 20 kilogram harganya Rp235 ribu dan merk Topi Koki Rp218 ribu per 20 kilogram jadi kalau di per kilogram Rp11.750 untuk beras merk Raja dan Rp10.900 per kilogram untuk Topi Koki,” tutupnya
Tag
Berita Terkait
-
30 Pop Up Booth Produk Ekraf Hadir di Program Beli Kreatif Sumsel
-
Kebutuhan Terus Meningkat, Warga Palembang Cenderung Jual Emas Meski Harga Turun
-
Lima Jenis Obat Sirop Penurun Panas Ditarik Dari Apotik di Palembang
-
Menarik Diteliti, 8 Bunga Raflesia Mekar Berdekatan di Hutan Lahat Sumsel Tahun Ini
-
Palembang Dimekarkan Jadi Dua: Palembang Seberang Ulu, Palembang Seberang Ilir
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Warga Sumsel Mulai Bergerak, Petisi Evaluasi dan Transparansi Karhutla Ramai Ditandatangani
-
Dulu Duet Prabowo di Pilpres 2014, Hatta Rajasa Kini Jadi Wakil Ketua Wantimpres
-
Asap Karhutla Tutup Jalur Sungai Banyuasin, Kapal Sembako Kandas dan Tenggelam
-
Kilang Plaju Satukan Doa dan Ikhtiar Lewat Sholat Istisqa di Tengah Kemarau
-
16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla, Warga Sumsel Ajukan 7 Tuntutan