SuaraSumsel.id - Kementerian Pendidikan menetapkan aturan baru mengenai penggunaan seragam sekolah yang bakal berlaku pada tahun ajaran baru ini. Hal ini cukup membuat orang tua di Sumatera Selatan (Sumsel) kebingungan. Banyak yang memprediksi bakal ada tambahan pengeluaran akibat kebijakan baru dari Pemerintah ini.
"Karena seragam baru, tentu beli baru lagi," ujar orang tua di Palembang, Nila kepada Suara.com, Jumat (15/10/2022).
Menurut ia, dengan keluarga yang hanya memiliki tanggungan anak sedikit bersekolah mungkin kebijakan ini cukup bisa teratasi. Namun jika di keluarga tersebut ketiga anak bersekolah, dan harus mengganti seragam baru dengan seragam pakaian adat, juga membuat orang tua harus menambah pos pengeluaran pendidikan mereka.
"Jika 1 anak ganti pakaian seragam, kisaran Rp150.000 sampai Rp200.000, kan lumayan tambahan pengeluaran," ucap dia.
Belum lagi kebijakan penggunaan pakaian adat tentu akan berbeda di setiap sekolah sampai di tingkat jenjang pendidikan mereka. Mungkin di Sekolah Dasar (SD), akan beda pengeluarannya dengan anak yang duduk di SMP, atau SMA.
"Bingungnya itu bukan hanya pada jenis pakaian yang ramai pernak pernik, tapi adanya pos anggaran untuk pendidikan itu," sambung ia.
Jika mencontoh pendidikan luar negeri, penggunaan seragam malah lebih dipermudahkan. "Asalkan rapi, bersih dan memudahkan anak-anak alias nyaman digunakan saat belajar di sekolah. Apapun jenisnya, mungkin pakaian adat bisa dipakai saat hari-hari besar kebudayaan saja, yang sifatnya juga bisa sewa sehari atau sesaat saja," harap ia.
Mungkin juga, Nila berharap Pemerintah Daerah (Pemda) juga bisa menggratiskan seragam sekolah seperti yang terjadi di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). "Saudara saat di sana (Balikpapan), seragam sekolah gratis diberi pemerintah daerah. Termasuk meng-cover, progam pendidikan gratis yang menjadi program pemerintah daerah," ucap ia.
Sementara itu kebingungan juga diungkap orang tua di Muara Enim. Menurut Serly, anaknya juga sudah memiliki seragam sekolah berbeda dibandingkan siswa lain di sekolahnya. Apakah dengan beragam seragam sekolah yang demikian masih harus menambah seragam sekolah dari pakaian adat.
Baca Juga: Srikandi Ganjar Sumsel Ajak Perempuan Majukan Pendidikan Indonesia
"Anakku sudah ada seragam khusus yang beda dibandingkan sekolah lain, malah setiap hari seragamnya juga cukup beragam. Apakah masih harus ganti seragam sekolah berupa pakaian adat lagi," tanyanya.
Dinas Pendidikan Sumatera Selatan (Sumsel) mengungkapkan belum ada pembahasan mengenai seragam sekolah ini.
“Kita dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel sendiri belum ada membahas terkait aturan terbaru seragam sekolah yang menggunakan pakaian adat,” kata Kepala Bidang (Kabid) SMA Dinas Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Joko Edi Purwanto saat diwawancara via WhatsApp pada Kamis, (13/10/22).
Ia juga mengatakan bahwa terkait aturan tersebut, Disdik Provinsi belum memberikan instruksi kepada sekolah di Sumsel. “Kalau penerapan yang jelas belum ya, karena terkait aturan tersebut dari kita sendiri belum ada petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak) yang kita terima,” tutupnya.
Tag
Berita Terkait
-
Seragam Sekolah Berupa Pakaian Adat, Budayawan Palembang Usulkan Baju Kurung Dan Teluk Belanga
-
Aturan Pakai Baju Adat di Sekolah, Wajib atau Tidak? Ini Permendikbud Nomor 50 Tahun 2022
-
Gempar! Anak Mantan Bupati Muara Enim Sumsel Tewas Membusuk di Rumah
-
Puluhan Rumah Warga di Sumsel Rusak Diterjang Angin Puting Beliung Siang Hari Ini
-
Kabar Baik, Seragam Gratis di Balikpapan Tiba 15 Oktober Besok, Langsung Disalurkan?
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
6 Fakta Dugaan Pelecehan Mahasiswi oleh Dosen UMP yang Kini Dilaporkan ke Polisi
-
Cek Fakta: Viral Klaim BMKG Deteksi Ancaman Squall Line Malam Tahun Baru, Benarkah?
-
Sepanjang 2025, Transformasi BRI Berbuah Kinerja Solid dan Kontribusi Nyata untuk Negeri
-
5 Rute Touring dari Palembang ke Pagaralam untuk Anak Motor Pecinta Tanjakan
-
Jelang Detik-Detik Tahun Baru, 11 Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan Lebat