SuaraSumsel.id - Gaya blusukan Ketum DPP PDIP Puan Maharani dibandingkan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinilai memiliki magnit yang berbeda.
Pengamat Komunikasi dan Politik Jamiluddin Ritonga menilai ada perbedaan gaya blusukan keduanya. "Hanya baru-baru ini Puan intens melakukan blusukan," ujar Jamiluddin melansir wartaekonomi.com-jaringan Suara.com, Sabtu (1/10/2022).
Sebagian masyarakat memaknai manuver Puan hanya bagian meningkatkan popularitas dan elektabilitasnya. Ia pun menyinggung Puan yang terlihat melempar kaus dengan wajah muram.
Akademisi dari Universitas Esa Unggul itu menyebut Anies sudah rutin melakukan blusukan selama menjabat gubernur.
"Akibatnya, Puan tidak akan memeroleh magnit mereka meski itu dilakukannya dengan frekuensi dan intensitas yang tinggi," ungkapnya. Namun, hal itu berbanding terbalik dengan apa yang dilakukan oleh Anies Baswedan.
"Saya lihat dia juga melakukannya dengan hati," ucapnya. Oleh karena itu, setiap Anies melakukan blusukan selalu mendapat respon yang luar biasa.
"Di sini Anies masih memeroleh magnit dari blusukan untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitasnya," jelasnya.
Berita Terkait
-
Pertemuan Puan - AHY Diharapkan Turunkan Tensi Politik, Bisa Dobrak Sekat-sekat Politik Antara PDIP dan Demokrat
-
Terpopuler: Soal Muka Masam Puan Maharani saat Bagi-bagi Kaos, Inul Singgung Kepalsuan dan Settingan dalam Rumah Tangga
-
Lihat Gaya Hidup Tokoh PDIP Tak Mungkin Itu Gaya Wong Cilik: Biasa di Istana, Puan Jangan Dipaksakan untuk Merakyat
-
Puan Maharani Dituding Capres Moody-an Buntut Bagi-bagi Kaos Pasang Muka Jutek
-
3 Video Ini Bikin Sosok Puan Maharani Viral, Tanam Padi saat Hujan Deras hingga Tanam Padi Maju ke Depan
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Puasa Ramadan 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Simak Prediksi Resminya di Sini
-
Sirine Kota Palembang Bunyi Lagi, Apa Maknanya dan Apa Fungsinya Sekarang?
-
Dari Pesantren untuk Desa: FAITH Jadi Gerakan Mandiri Pangan di Banyuasin
-
7 Bedak Padat Lokal untuk Usia 40+ agar Makeup Tidak Mudah Crack
-
Cuma Gara-Gara Parkir, 6 Fakta Tetangga di Sukarami Palembang Berujung Serangan Parang