SuaraSumsel.id - Berstatus tersangka pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Kartika Putri membuat Dokter Richard Lee sama sekali tidak mempermasalahkannya.
Bahkan dia mengaku bangga atas penetapan tersangka tersebut. Richard Lee justru bangga setelah berstatus sebagai tersangka pencemaran nama baik.
"Saya bangga jadi tersangka," kata Richard Lee dalam jumpa pers di kawasan Kuningan melansir matamata.com-jaringan Suara.com, Selasa (30/8/2022).
Menurut ia, apa yang dilakukan bukan perbuatan kriminal seperti mencuri apalagi korupsi.
Richard Lee bangga lantaran perbuatannya tak merugikan banya orang lewat ulasan produk kosmetik yang dipromosikan Kartika Putri. Dia membandingkan kasusnya dengan perkara korupsi.
"Saya nggak nyolong, saya nggak korupsi," kata Richard Lee.
Dia lebih suka mengungkapkan jika apa yang dilakukan sebagai upaya perlindungan terhadap konsumen dari peredaran kosmetik abal-abal.
"Saya melindungi wanita Indonesia, saya mengedukasi masyarakat Indonesia," ujar Richard Lee kemudian.
Richard Lee tetap menyiapkan bukti untuk mementahkan laporan Kartika Putri.
Baca Juga: Harga Telur Naik Rp32.000 Per Kilogram, Pedagang di Sumsel Mengeluh: Pembeli Sepi
Richard Lee mengklaim sudah mendapat dukungan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) atas konten ulasan produk kosmetik berbahaya yang dipromosikan Kartika Putri.
Richard Lee dilaporkan Kartika Putri atas dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik pada Desember 2020.
Kejadian bermula saat Richard Lee memberikan ulasan negatif terhadap salah satu produk kecantikan dengan Kartika Putri sebagai brand ambassador. Richard Lee sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka atas laporan Kartika Putri. (Adiyoga Priyambodo)
Berita Terkait
-
Bangga Jadi Tersangka Usai Dipolisikan Kartika Putri, dr Richard Lee: Saya Nggak Nyolong, Nggak Korupsi!
-
Dr Richard Lee Menyesal Mengemis Maaf hingga Hampir Bersujud kepada Kartika Putri
-
Dokter Richard Lee Menyesal Mengemis Maaf sampai Hampir Bersujud di Kaki Kartika Putri
-
Ulas Produk Berujung Dilaporkan Kartika Putri, Richard Lee: Saya Bangga Jadi Tersangka
-
Richard Lee Ngadu ke IDI Gegara Dipolisikan Kartika Putri soal Konten Kosmetik Abal-Abal
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan
-
Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim