SuaraSumsel.id - Sosok artis Raffi Ahmad juga menaruh empati pada keluarga Brigadir Nofriansuah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Dia turut mendoakan mendiang Brigadir J dan keluarga agar seluruh masalah cepat terselesaiknya.
Diketahui Brigadir J pada Selasa (23/8/2020), memperoleh gelar sarjana hukum di Universitas Terbuka. Namun nasib berkata lain, ia sudah meninggal dunia akibat pembunuhan berencana yang dilakukan ataasnnya sendiri, Irjen Ferdy Sambo.
Adapun upacara wisudanya meraih gelar Sarjana Hukum diwakili oleh sang ayah, Samuel Hutabarat.
"Doain yang terbaik saja," kata Raffi Ahmad di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (23/8/2022).
Melansir Suara.com, Raffi Ahmad belum bersedia mengomentari lebih banyak mengenai kasus pembunuhan Brigaditr J yang sampai sekarang masih mendapat atensi masyarakat.
"Semoga masalahnya cepat selesai, semoga semuanya cepat selesai," ujar ayah satu anak ini.
Brigadir J jalani wisuda untuk gelar Sarjana Hukum yang digantikan sang ayah. Brigadir J yang terdaftar jadi mahasiswa sejak 2015 itu lulus dengan nilai yang sangat memuaskan.
Mewakili sang putra, Samuel Hutabarat hadir di acara wisuda hari ini di Universitas Terbuka Pamulang, Tangerang Selatan. Peristiwa pembunuhan berencana dilakukan mantan kadiv propam Irjen Ferdy Sambo di rumah dinasnya sendiri.
Tidak hanya Irjen Ferdy Sambo yang telah ditetapkan tersangka, sang istri Putri Candrawathi pun menyusul status tersangka. Keduanya terancam hukuman berat, yakni pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati.
Baca Juga: Bengkulu Dilanda Gempa 6,5 Magnitudo, Getaran Terasa di Sumsel
Selain Irjen Ferdy Sambo dan istri, tiga tersangka lainnya yakni brigadir RR, Bharada E dan MT.
.
Berita Terkait
-
Hotman Paris Wanti-wanti Ferdy Sambo Bisa Lolos dari Hukuman Mati, Ini Penjelasannya
-
Anak Ferdy Sambo Tertekan dan Dibully, Kak Seto Datangi Bareskrim Polri
-
Kasus Brigadir J Rawan, Rocky Gerung Curigai Isu Judi 303 Ferdy Sambo Sengaja Dimunculkan
-
Bikin Haru, Momen Ayah Mendiang Brigadir J Wakili Wisuda Putranya di Universitas Terbuka
-
Polda Metro Jaya Bantah Mutasi Besar-besaran Anggotanya Imbas Kasus Brigadir J
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan
-
Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim