SuaraSumsel.id - Pengamat politik M. Qodari mengatakan pilihan Presiden Joko Widodo untuk mendukung Menteri Pertahanan Prabowo Subianto maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2024 adalah hal yang paling logis.
"Secara rasional sangat masuk akal Pak Jokowi dekat dan dukung Prabowo karena balik lagi di antara capres yang paling mungkin itu dia," kata Qodari dalam diskusi publik yang diselenggarakan Total Politik bertajuk Gelar Musra, Jokowi Pilih Siapa? di Jakarta Selatan, Minggu.
Qodari menyebut Prabowo memenuhi kriteria kuat sebagai capres karena elektabilitasnya yang teratas di papan urutan tiga besar. Dua nama lain, yakni Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.
Faktor lainnya adalah basis kursi partai politik. Dalam hal ini Prabowo sebagai Ketua Umum dari Partai Gerindra yang sangat mendukungnya untuk maju sebagai capres.
"Nah, kalau kriterianya ada dua, elektabilitas dan partai politik, semuanya benar. Calon presiden yang paling pasti pada hari ini yang bisa maju namanya adalah Prabowo Subianto," kata Qodari.
Qodari menambahkan bahwa Jokowi pun memiliki kedekatan dengan Prabowo. Selain Prabowo menjadi menteri pada kabinet Jokowi, relasi keduanya pun menjadi simbol dari rekonsiliasi dan persatuan.
Jokowi, lanjut Qodari, juga memperlihatkan gestur dan bahasa tubuh yang nyaman dengan Prabowo. Misalnya, meminta Menteri Pertahanan Prabowo untuk mewakili dirinya menutup turnamen Piala Presiden 2022 pada hari Sabtu (6/8).
"Kalau itu benar, ini sinyal paling terang Pak Jokowi ada hati, Pak Jokowi main hati dengan Prabowo," kata Qodari. (ANTARA)
Baca Juga: Bejat! Pria Lansia di OKU Sumsel Cabuli Anak Tiri Sampai Lima Tahun
Tag
Berita Terkait
-
Apa! Uang Pensiun Prabowo Hanya Rp 900 Ribu, Kok bisa?
-
Roy Suryo Akhirnya Ditahan Terkait Meme Stupa Candi Borobudur Mirip Jokowi
-
Ditanya Cita-cita, Jawaban Jan Ethes Bikin Jokowi Kaget
-
Wanti-Wanti Jokowi "Ojo Kesusu", Musra Klaim Kegiatan Mereka Tak akan Bawa Presiden ke Jurang Kehancuran
-
Ditanya Soal Cita-cita di Masa Depan, Jan Ethes: Mau Jadi Presiden Kayak Mbah!
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt
-
Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas
-
Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media
-
Mutasi 264 Perwira Polri, Kombes Heru Agung Gantikan Sonny Sebagai Kapolrestabes Palembang
-
OJK Tutup BPR Agritrans Batumarta di OKU, Ini Penyebab dan Nasib Simpanan Nasabah