SuaraSumsel.id - Status Provinsi Bengkulu saat ini adalah darurat dalam menghadapi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu M Syarkawi mengatakan status darurat wabah PMK di Provinsi Bengkulu ditetapkan oleh pusat.
"Kami telah mengeluarkan status Provinsi Bengkulu telah masuk dalam kategori Darurat wabah PMK," kata Syarkawi saat ditemui di kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu, Jumat (5/8/2022).
Ia menjelaskan, status darurat wabah PMK disebabkan karena angka hewan ternak di Provinsi Bengkulu mengalami peningkatan.
Serta penyebaran hewan yang terinfeksi wabah PMK di Provinsi Bengkulu berada di sembilan wilayah yaitu Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Bengkulu Tengah.
Kabupaten Mukomuko, Kota Bengkulu, Kabupaten Seluma, Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur sedangkan hanya satu wilayah yang belum ditemukan wabah PMK yaitu Kabupaten Lebong.
Dengan status tersebut, pihaknya terus melakukan gerakan intensif dalam menangani wabah PMK di Provinsi Bengkulu seperti melakukan vaksinasi dan pengobatan untuk hewan yang telah terinfeksi.
"Dengan penetapan status darurat kita lebih intensif melakukan vaksinasi dan pengobatan," ujarnya.
Lanjut Syarkawi, guna mendukung percepatan vaksinasi PMK di Provinsi Bengkulu pihaknya memperbanyak tim untuk melakukan percepatan vaksinasi.
Sedangkan untuk ketersediaan vaksin PMK telah mencukupi yaitu 38.300 vaksin dan saat ini jumlah hewan ternak yang telah menerima vaksin dosis sekitar 10.497 hewan. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
Hindari Penyebaran PMK, Pemerintah dan Peruri Lakukan Pendataan Ternak Pasca Vaksinasi secara Digital
-
Meski Diklaim Terkendali, Ketua Satgas Ingatkan Pentingnya Lakukan Pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku
-
Indonesia Mampu Kendalikan Wabah PMK Hewan Ternak
-
Wiku: Dalam Tiga Minggu Terakhir Virus PMK Terkendali
-
Strategi Utama Indonesia dalam Penanganan PMK
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Baru Sepekan Dilarang, Pemprov Sumsel Malah Kaji Pelonggaran Truk Batu Bara, Ada Apa?
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Dugaan Pelecehan Oknum Dosen FH UMP, Korban Kedua Buka Suara
-
7 Cushion Vegan dan Cruelty Free, Cantik Tanpa Rasa Bersalah
-
Bikin Geger Penumpang, Batik Air Angkat Bicara soal Pramugari Gadungan Asal Palembang
-
Capaian Gemilang SEA Games 2025, Presiden Prabowo Beri Bonus Atlet lewat Kemenpora dan BRI