SuaraSumsel.id - Para ulama, kiai, para habib dan semua elemen masyarakat hendaknya bergandeng tangan membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Penekanan ini disampaikan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib Salim Segaf Al Jufri.
"Indonesia yang kita cintai ini akan terus menjadi baik jika masing-masing warga dari berbagai elemen peduli tidak hanya pada nasib dirinya, tapi pada juga pada bangsanya," kata Habib Salim melansir ANTARA.
Untuk bisa membela negara dalam bingkai NKRI tersebut, Habib Salim mencontohkan agar belajar dari semut.
Ia kemudian menyitir kisah para semut yang dalam suatu waktu bertemu dengan Nabi Sulaiman dan pasukannya yang diceritakan dalam Al Quran surat An Naml, surat ke 27 ayat ke 18.
Saat semut bertemu dengan pasukan Nabi Sulaiman, seekor semut yang berteriak mengingatkan semut lainnya agar masuk ke tempat persembunyian karena khawatir terinjak karena ketidaktahuan Nabi Sulaiman.
"Kita harus belajar dari seekor semut. Ia tidak hanya memikirkan diri sendiri tapi memikirkan sekawanannya. Ia bahkan juga berkhusnudzon Nabi Sulaiman tidak tahu," ujar Habib Salim.
Indonesia akan terus menjadi baik jika semua masing warga dari berbagai elemen peduli tidak hanya pada nasib dirinya sendiri, akan tetapi juga pada bangsa dan negara dimana ia tinggal.
"Perubahan tidak mungkin terjadi dengan sendirinya, karena Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga kaum itu berusaha mengubahnya," katanya.
Untuk mengubah keadaan menjadi lebih baik, ia juga menekankan akan pentingnya saling membantu atau saling menolong antara satu dengan lainnya, sehingga pada akhirnya tercipta kebersamaan.
Baca Juga: Kenalkan Ganjar ke Anak Muda, Ribuan Milenial di Sumsel Gelar GMC Fun Fest
Kebersamaan itu akan menguatkan dan merupakan kunci keberhasilan serta kemenangan.
"Tangan kita ini bisa mengangkat puluhan kilogram. Namun jika tangan dilepaskan dari tubuh, ia tidak berarti apa-apa. Karena tubuhlah yang meyanggah dan membuatnya menjadi kuat," katanya, menjelaskan hakikat dan contoh kebersamaan yang perlu dilakukan dalam menguatkan Indonesia ke depan.
Ia juga mengajak para ulama, kiai dan lembaga pesantren agar ikut aktif memikirkan bangsa. Perjuangan membela NKRI, menurut dia, bisa diwujudkan ketika masing-masing menjalankan peran secara baik.
"Ada yang berjuang di DPR, DRPD Provinsi, atau kabupaten/kota. Ada juga yang berjuang di eksekutif menjadi kepala negara. Jika semangatnya sama, untuk membela negara, Indonesia akan menjadi baldatun toyyibatun wa robbun ghofur," ujarnya.
Melansir ANTARA, Ketua Majelis Syuro PKS itu juga menjelaskan mengenai partai politik yang kini dipimpinnya, yakni PKS. Sementara PKS merupakan partai politik milik semua, yakni milik rakyat dan milik para ulama dan sebagai wadah perjuangan dalam membela kebenaran dan keadilan.
"Dan melalui PKS ini, kita juga bisa bergandengan tangan membangun bangsa ini bersama-sama. Di negeri kita ini ada anggaran yang harus terus dikawal agar sampai ke rakyat," ujar mantan menteri sosial pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini.
Berita Terkait
-
PKS: Bikin Susah Rakyat, Pemerintah Jangan Coba-coba Wajibkan Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi
-
Terpopuler: Mantan Wali Kota Cilegon Bongkar Data Kelurahan Titipan, Potret Jadul Lesti Kejora Plek Ketiplek Baby Leslar
-
Jawab Tudingan Mantan Wali Kota Cilegon soal Lurah Titipan, Sanuji Pentamarta: Salahnya di Mana?
-
Mantan Wali Kota Cilegon Bongkar Data 43 Kelurahan Titipan: Ada Lurah Berkarya, Ada Lurah PKS
-
Survei Sin Po: PDI Perjuangan Peringkat Pertama untuk Parpol Pilihan Masyarakat
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan
-
Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim