SuaraSumsel.id - Aktor Iko Uwais irit bicara usai menjalani pemeriksaan di Polres Metro Bekasi, Jumat (17/6/2022) atas laporan Rudi mengenai dugaan penganiayaan.
Awak media yang menemui Iko Uwais usai pemeriksaan coba mengonfirmasi mengenai adanya fitnah terhadap Audy Item yang dituduh menggunakan ilmu hitam.
Sayangnya Iko Uwais tidak mau berbicara banyak mengenai tuduhan fitnah terhadap Audy Item itu.
"Eeeee," kata Iko Uwais dikutip dari Suara.com.
Baca Juga: Reaksi Iko Uwais soal Tudingan Audy Item Pakai Ilmu Hitam, Nyaris Sulit Bicara
Iko Uwais lalu tersenyum dan meminta doa kepada awak media. "Doakan saja yang terbaik bro," ucap aktor 39 tahun ini.
Kendati memberikan jawaban singkat saat ditanya awak media, tapi Iko Uwais sudah mengambil langkah tegas. Ia melaporkan balik RR ke Polda Metro Jaya.
"Terlapor menyebut istri korban menggunakan jin dan babi ngepet yang disampaikan kepada saksi, yakni ART korban dan ART terlapor sendiri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Zulpan, Selasa (14/6/2022).
Selain tudingan tersebut, faktor lainnya adalah tanggung jawab RR sebagai jasa desain interior yang dipekerjakan Iko Uwais.
"Terlapor atas nama Rudi ini tidak memenuhi kewajibannya, karena mengeluarkan gambar yang tidak sesuai," jelas Kombes Pol Zulpan.
Baca Juga: Usai Diperiksa di Polres Metro Bekasi, Iko Uwais Buka Pintu Damai
Sebagai informasi, masalah bermula Iko Uwais mempercayakan sebuah proyek kepada RR. Suami Audy Item ini baru membayar Rp 150 alias setengah dari harga kesepakatan.
RR menagih untuk melunasi, tapi Iko Uwais bersikukuh bertahan. Alasannya hasil dari pekerjaan RR tidak sesuai dengan ekspektasi.
Cekcok dimulai hingga berakhir dengan penyerangan fisik. Atas hal itulah RR melaporkan Iko Uwais ke Polres Metro Bekasi atas dugaan penganiayaan.
Berita Terkait
-
Marcella Zalianty hingga Iko Uwais Unggah Kenangan Bersama Ray Sahetapi
-
Aliansi Indonesia Youth Congress Desak Imigrasi Batam Deportasi WNA Pelaku Penganiayaan
-
ART Dianiaya Majikannya di Jakarta, Luka Lebam Korban Dicurigai Keluarga usai Mudik ke Kampung
-
Samson Tewas Dianiaya, Ini Alasan Para Tersangka Tak Ditahan Polisi
-
Enggak Dikasih Minuman Kaleng untuk Oplos Miras, Pria di Ciledug Tega Sabet Pemilik Warung dengan Parang
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Pasca Penusukan Sadis, Izin Operasional DA Club 41 Palembang Dipertanyakan
-
Detik-Detik Kecelakaan Maut di Lahat: Satu Keluarga Tewas Saat Hendak Silaturahmi
-
Lebaran Berkah Bersama Bank Sumsel Babel: Mudik Gratis, Zakat Digital, dan Dana Tunai Siap
-
Silaturahmi Idul Fitri Berujung Jambret, IRT di Palembang Kehilangan Kalung Emas Rp 26 Juta
-
Silaturahmi Berujung Duka: Tiga Orang Tewas dalam Kecelakaan Tragis di Lahat