SuaraSumsel.id - Kepergian Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril menyimpan memori penuh pelajaran pada keluarga Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Proses pemakaman yang dipadati oleh warga hingga tokoh publik, memperlihatkan jika sosok Eril begitu dicintai oleh orang- orang sekelilingnya.
Kehilangan dirasakan banyak orang. Tidak hanya bagi Ridwan Kamil dan istri, bagi sang adik Eril, Camillia Laetitia Azzahra atau Zara, juga menyimpan kesedihan mendalam.
Belum lama ini, ibunda Eril, Atalia Praratya mengunggah foto anak keduanya tersebut. Ia tampak berada di ambulans yang membawa jenazah Eril ke pemakaman terakhirnya.
Dalam balutan busana serba hitam Zara tampak terduduk merangkul peti jenazah Eril. Begitu cinta pada sang kakak, Zara pun tidak melepas pelukannya pada peti jenazah tersebut. Bahkan diungkapkan Zara sempat tertindur saat memeluk peti mati tersebut hingga tiba di kawasan pemakaman.
Dengan narasi yang juga menyayat hati, Teh Lia menuliskan kesedihannya. Sebagai seorang ibu, ia mengungkapkan kesedihan melihat anak keduanya tersebut kehilangan sang kakak.
"Ya Allah… Hati ibu mana yang kuat melihat anak gadisnya merindukan kakaknya," tulis Atalia dalam keterangan foto tersebut.
"Saya melihat sendiri zara memeluk aa di sepanjang perjalanan menuju ke pemakaman, sampai ia tertidur," tulis bu Cinta-panggilan Teh Lia.
Dia pun meminta agar Tugan menguatkan anak keduanya tersebut. "Ya Allah kuatkan lah teteh Zara," lanjutnya.
Melansir matamata.com - jaringan Suara.com, goto tersebut ternyata telah terlebih dahulu diunggah oleh Zara lewat akun Instagramnya. Ia menuliskan kata-kata perpisahan pada kakak tercinta dalam bahasa inggris.
Baca Juga: Isu Pemekaran Sumsel Kembali Mencuat, Diusulkan Bentuk Kabupaten Gelumbang
"One last hug, being your sister is the best gift that Allah has given me. Thank you my brother, thank you my best friend, thank you my partner, thank you my mentor, thank you a eril, may you rest in love and see you soon," tulis putri Gubernur Ridwan Kamil tersebut.
"Satu pelukan terakhir, menjadi saudara perempuanmu adalah hadiah terbaik yang Allah berikan untukku. Terima kasih saudaraku, terima kasih sahabatku, terima kasih pasanganku, terima kasih mentorku, terima kasih eril, semoga kamu beristirahat dalam cinta dan sampai jumpa lagi," ujarnya
Unggahan ini pun kemudian ramai dengan doa dari netizen.
Tag
Berita Terkait
-
Pelukan Terakhir Zara Untuk Eril, Hingga Tertidur di Samping Peti Jenazah di Ambulans
-
Unggah Foto Zara Peluk Peti Eril di Ambulans, Atalia Praratya: Ya Allah Kuatkanlah
-
Peneliti IPPI Sebut Ridwan Kamil Kandidat Paling Cocok Jadi Gubernur DKI Jakarta
-
Nyesek Banget! Momen Zara Peluk Peti Jenazah Eril saat Menuju Pemakaman, Atalia Praratya Tak Kuat Tahan Tangis
-
Ditulis di Atas Kertas, Ucapan Belasungkawa Seorang Anak untuk Mendiang Emmeril Kahn Mumtadz Bikin Nangis
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan
-
Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim