SuaraSumsel.id - Belum lama ini, pernyataan Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri yang menjadi pembicara di Seminar Nasional Forum Rektor Penguat Karakter Bangssa (FRPKB) viral di media sosial.
Pada seminar tersebut Megawati peringatan hari lahir Pancasila, mengungkapkan rasa khawatir tak bisa lagi menyumbangkan pemikirannya untuk Indonesia. Megawati mempertanyakan bagaimana jadinya kondisi bangsa Indonesia jika nanti dirinya telah wafat.
Kegusaran tersebut dijawab oleh seorang remaja yang kemudian juga viral di media sosial TikTok. Dia mengugggah sebuah pernyataan menohok dengan akun @rianfahardhi pada, Selasa (7/6/2022).
Dia mengatakan bahwa dia tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya Indonesia jika hari ini tanpa ibu Megawati. Dia pun mengungkit banyaknya aset negara yang dijual pada masa kepemimpinan Megawati Soekarnoputri.
“Saya nggak bisa banyangi sih bu, seperti apa Indonesia hari ini jika tanpa ibu. Tapi mungkin aset negara yang ibu jual dulu, itu sudah menjadi pondasi bangsa ya. Indosat yang dijual ke Singapura, Gas tangguh ke China dan yang saya baca ibu juga menjual kapal tanker Pertamina” ucap Rian
Dengan nada sarkasnya, ia tidak percaya akan berita yang dia baca tersebut, meskipun jika berita tersebut berupa fakta, Ia menyakini ibu Megawati menjual aset negara tersebut bertujuan demi bangsa dan negara.
Dia menyindir saat kepemimpinan Megawati dahulu memiliki banyak kebijakan yang dinilai merugikan negara.
Rian menyebut ada 2 pulau yang dilepaskan yaitu puali Sipadan-Ligatan dan Pulau Nipah. Belum lagi, soal ketenagakerjaan dengan sistem outsourching yang dianggap merugikan kaum buruh.
Dia juga menyindir sikap plin-plan Megawati soal penolakan menaikkan harga BBM. Namun saat kepemimpinan SBY, Megawati menangis karena ada kenaikkan harga BBM saat masa Jokowi menaikkan harga BBM,
Baca Juga: Prakiraan Cuaca 8 Juni 2022, Sumsel Cerah Berawan hingga Dini Hari
"Kemana Ibu Megawati yang katanya membela orang kecil?" tanya Rian.
Pria tersebut juga membandingkan kepemimpinan Megawati yang tidak jauh berbeda dengan ayahnya yang merupakan presiden pertama RI Ir Soekarno.
“Saya mengidolakan Bung Karno, sosok orator ulung dan Hokage pertama ayah ibu Mega. Tapi saya baca buku-bukunya ‘Penyambung Lidah Rakyat’ saya melihat komunikasi publik beliau, kedekatan dengan rakyat dan hampir mirip lah dengan ibu 11-22 lah” sambung ucapnya dengan nada bercanda.
Tak lupa dia juga memuji dan mengapresiasi era kepemimpinan Megawati yang melahirkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sehingga banyak penjahat negara yang tertangkap dan dijebloskan ke dalam penjara gara-gara KPK.
Namun ia juga meminta Megawati sebagai salah satu pendiri untuk menyemangati KPK agar menangkap para penjahat penjara yang telah lama buron seperti Harun Masiku yang notabede pernah menjadi kader PDI Perjuangan.
Pada akhir video dia pun menyimpulkan dari semua perkataannya tentang bagaimana jadinya Indonesia tanpa Megawati.
Berita Terkait
-
Soal Capres-Cawapres PDIP Ada di Tangan Megawati, Hasto: Kader Jangan Ikut-ikutan Dansa Politik, Fokus Bergerak ke Bawah
-
Dikabarkan Renggang dengan Jokowi, Sekjen PDIP: Ibu Megawati Geleng-geleng Kepala
-
Jawab Isu Hubungannya Renggang dengan Jokowi, Megawati Cuma Senyum Sambil Geleng-geleng Kepala
-
Bicara Dengan Megawati, Jokowi Bilang Mau Hadiri Peresmian Masjid At Taufiq Rabu Besok
-
Presiden Jokowi Berbincang Empat Mata Dengan Megawati Soekarnoputri di Ruang Tunggu Istana Negara
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai
-
Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal
-
BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif
-
5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga
-
ISPU Palembang Belum Stabil, Kapan Anak TK-SMP Boleh Kembali ke Sekolah?