SuaraSumsel.id - Beberapa jam yang lalu, Jakarta digemparkan dengan aksi dukungan Anies Baswedan menjadi presiden dari FPI Reborn. Mengenakan atribut serba putih, FPI Reborn menggelar aksi mendukung Anies Baswedan menjadi Presiden di Pilpres 2024.
Aksi demo FPI Reborn ini menuai banyak pertanyaan, terutama tanpa adanya pembubaran yang dilakukan pihak kepolisian. Padahal FPI sudah menjadi ormas terlarang di Indonesia berdasarkan ketetapan pemerintah beberapa tahun lalu.
Jagad dunia maya pun ramai dengan analisa adanya dugaan rekayasa aksi demo FPI Reborn tersebut.
Disertai 'barang bukti', akun opposite6890TM membeberkan secara detail analisa dugaan rekayasa tersebut.
Sosok Pak Edy yang diduga mengkoordinir beberapa aksi demo di Jakarta, termasuk demo FPI Reborn (Twitter @Opposite6890TM)
Netizen mengungkapkan sejumlah barang bukti misalnya menjelaskan plat nomor yang sama dengan kendraaan yang sering dipakai guna menggelar aksi lainnya, seperti aksi menolak formula E di depan KPK.
"Mobil yang dipakai kemarin menggunakan nomor palsu B 9352 MW. Ternyata mobil ini juga pernah digunakan pada 25 Maret 2022 dalam demo terkait FORMULA E dan mendesak KPK untuk memeriksa Anies Baswedan," ungkap admin.
Kemudian akun ini pun menyertakan bukti pelat nomor polisi mobil yang sama saat aksi demo kader PDIP di Mapolres Jakarta Utara.
Hingga akhirnya akun ini mempertanyakan aksi demo FPI Reborn kemarin yang dianggap mendapat izin mudah dari Kepolisian dan dikawal dengan aman dan hadirnya mobil sound yang sama dengan aksi-aksi sebelumnya.
Baca Juga: 12 Anak di Sumsel Terluka, Atraksi Motor Tong Setan Ditutup Polisi
Netizen lainnya membandingkan dengan logika sederhana.
"Jadi Gini, Untuk Membedakan Aksi FPI Asli dan FPI Palsu, Kalau Aksi FPI Asli Pasti Dihalau Brimob dan Dihadang Panser. Dah gitu ajah," ujarnya.
"Gempar! Hadang Anies Setelah Berhasil demgan Formula.E, Ratusan Massa Membuat Drama Kolosal Demo FPI Palsu Yang Dukung Anies. Netizen: Pelakunya Bisa Dipastikan Bani Pekai," ujar netizen Lambe Waras.
Berita Terkait
-
Anies Dikabarkan Terlibat Korupsi 40 Triliun, Begini Faktanya
-
Pengakuan Peserta Aksi FPI Palsu yang Dukung Anies Baswedan Maju Capres; Dibayar Rp150 Ribu oleh Orang Bernama Edi
-
Heboh Muncul FPI Reborn, Novel Bamukmin: Jatuhkan Elektabilitas Anies dan Beri Stigma Buruk FPI Asli
-
Tak Diperlihatkan Wajahnya, Siapa Calon Menantu Anies Baswedan?
-
Profil Mutiara Annisa Baswedan, Putri Anies Baswedan yang Baru Lamaran
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Banjir Berulang di Palembang, Benarkah 114 Anak Sungai Tak Lagi Mampu Menampung Air?
-
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Warga Pagaralam, Akses Layanan Kesehatan Kian Mudah
-
8 Cara Bikin Rumah di Palembang Tetap Sejuk Meski Cuaca Lagi Panas-Panasnya
-
Denda Buang Sampah Rp500 Ribu di Palembang Mulai Diberlakukan Mei, Mampukah Bikin Warga Kapok?