SuaraSumsel.id - Peristiwa menghebohkan bule di Palembang, Sumatera Selatan terekam video hingga viral di media sosial terungkap. Bule tersebut bernama Yunus Patel (34) yang merupakan warga asal Inggris.
Dia terekam tengah memukul seorang pengendara sopir ojek online atau GoCar hingga terkapar di jalan, meski perkelahiran tersebut telah berujung damai saat ini. Berikut 5 fakta dari peristiwa bule asal Palembang yang viral di media sosial tersebut.
1. Korban merupakan sopir ojek online
Baru diketahui jika korban bernama Charles Syahputra, warga Jalan Angrek Jakabaring Palembang. Dia sempat mengalami pemukulan beberapa kali hingga terjatuh. Namun akhirnya berdamai dengan pelaku.
2. Peristiwa terjadi di Lorong Gotong Royong, Seberang Ulu 1
Diketahui jika peristiwa tersebut terjadi di Jalan Ahmad Yani, Lorong Gotong Royong, Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang, Senin (26/5/2022).
Peristiwa tersebut terjadi saat korban Charles, sopir taksi online parkir kendaraan di jalan / lorong Gotong Royong. Dia tengah mengunggu penumpangnya yang tengah mengambil uang di ATM, dekat Universitas PGRI Palembang.
3. Bule mendapat acungan jari tengah
Kemudian datanglah bule tersebut menggunakan sepeda motor yang tak sengaja membentur mobil Charles. Sopir tersebut pun keluar dari mobil dan langsung mendatangi bule tersebut dalam keadaan marah sambil mengacungkan jari tengah sebanyak tiga kali kepada Yunus.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca 27 Mei 2022: Sejumlah Daerah di Sumsel Ini Diguyur Hujan Sedang Hingga Lebat
Korban pun sambil mendorong tubuh Yunus Patel. Yunus tidak terima hal tersebut hingga terjadi perkelahian dan pemukulan terhadap Charles.
4. Dipanggil pihak Imigrasi
Hal tersebut dibenarkan Mohammad Ridwan, Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Palembang saat dihubungi via telepon.
“Kita Lakukan pemanggilan kemarin dan meminta keterangan lebih jelas dari dia (Yunus) atas peristiwa kemarin, dan ternyata kedua belah pihak sudah berdamai baik secara tertulis serta membuat videonya,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (26/5/2022).
“Merasa sama-sama salah pukul 11.30 WIB, terjadi mediasi antar-kedua belah pihak dan dibuat di atas surat bermaterai yang disaksikan oleh para saksi antara lain RT setempat maka dengan itu kejadian tersebut selesai,” jelasnya melansir Sumselupdate.com-jaringan Suara.com, Jumat (27/5/2022).
Dari keterangan Yunus bahwa dirinya dan korban sempat dipanggil petugas Polrestabes Palembang guna mengetahui atas kejadian yang sempat mencuri perhatian publik.
Berita Terkait
-
Geger! Jasad Bayi Laki-Laki Berumur Sembilan Bulan Ditinggalkan di Kapal Tongkang Gandus
-
Prakiraan Cuaca 27 Mei 2022: Sejumlah Daerah di Sumsel Ini Diguyur Hujan Sedang Hingga Lebat
-
Mengenang Wakil Ketua DPRD Kota Palembang Azhari Harris, Meninggal Dunia di Usia 30 Tahun
-
Harga Hewan Kurban di Sumsel Naik Terdampak Penyakit Mulut dan Kuku, Warga dan Peternak Was-Was
-
Alex Noerdin Dituntut 20 Tahun Penjara Sekaligus Ganti 3,2 Juta Dolar, Tapi Tak Dihapus Hak Politik
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Sidang Wabup Iwan Tuaji Ungkap Dugaan Uang Rp872,5 Juta, Berawal dari Janji Proyek Rp10 Miliar
-
Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI
-
Terekam CCTV, Pencuri Motor di Parkiran Alfamart Prabumulih Ditangkap di Ogan Ilir
-
Sumsel Dikepung 1.917 Titik Panas, Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Berbahaya
-
ISPA di Sumsel Tembus 52.483 Kasus, September Jadi yang Terburuk dan Kian Mengkhawatirkan