SuaraSumsel.id - Sebanyak 16 sapi di empat daerah di Sumatera Selatan (Sumsel) terdeteksi terjangkit wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).
Sebaran hewan ternak yang terjangkit PMK yakni Kota Lubuklinggau terdeteksi 10 ekor sapi, Kabupaten Musirawas empat ekor sapi, dan masing-masing satu ekor sapi di Kabupaten Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir (OKI).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel Ruzuan Effendi mengatakan, dari 10 ekor sapi yang terjangkit PMK di Lubuklingau, empat ekor di antaranya mati.
Sementara lima ekor positif PMK dan dilakukan upaya potong paksa, serta satu ekor dalam kondisi masih sakit dan sudah diisolasi agar tidak menulari hewan ternak lainnya.
Sedangkan, empat ekor sapi di Kabupaten Musirawas telah dilakukan upaya potong paksa, serta dua ekor di Kabupaten Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir (OKI) sedang diupayakan pengobatan dan isolasi agar tidak menulari hewan ternak lainnya, katanya.
Dia menjelaskan, Indonesia sebenarnya telah bebas PMK pada 1986 dan mendapat pengakuan dari dunia internasional pada 1990, namun saat ini wabah penyakit hewan ternak itu terdeteksi lagi.
Melihat fakta lapangan tersebut, pihaknya mengajak semua pihak dan lapisan masyarakat mewaspadai wabah PMK itu agar tidak meluas ke 13 kabupaten/kota Sumsel lainnya.
Untuk mengantisipasi berkembang dan meluasnya penularan PMK, menurut dia, pihaknya bersama instansi terkait berupaya memperketat pengawasan lalu lintas ternak. (ANTARA)
Baca Juga: Perwira Polisi Ini Bisa Cuan Ratusan Juta dari Berternak Sapi
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja
-
17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?
-
ISPA Palembang Tembus 9.313 Kasus Saat Kabut Asap Karhutla, Ini Data Terbarunya