SuaraSumsel.id - Tiket Kereta Api (KA) di Stasiun Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan untuk arus balik hingga keberangkatan 9 Mei 2022, nyaris habis terjual.
Kepala Stasiun KA Baturaja Abdullah mengatakan, berdasarkan data dari 530 kursi yang tersedia, 91 persen sudah terjual baik pembelian langsung di stasiun maupun secara daring.
Menurut dia, jasa transportasi kereta api masih menjadi pilihan masyarakat untuk perjalanan arus balik Lebaran tahun ini.
Hal tersebut terlihat dengan penjualan tiket kereta api baik dari Baturaja-Palembang maupun Baturaja-Tanjung Karang pada 3-9 Mei 2022 nyaris tak tersisa.
Meskipun terjadi lonjakan penumpang, Abdullah mengaku pihaknya tidak melakukan penambahan gerbong kereta agar tidak mengurangi pelayanan terhadap pelanggan.
Pihaknya memastikan akan memperketat protokol kesehatan, salah satunya memastikan calon penumpang memenuhi persyaratan sebelum melakukan perjalanan.
Adapun persyaratan lengkap perjalanan menggunakan Kereta Api Jarak Jauh yang terbaru adalah vaksin ketiga (booster), tidak perlu menunjukkan hasil negatif COVID-19. Kemudian, bagi yang sudah vaksin kedua maka tetap wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen 1x24 jam atau tes RT-PCR 3x24 jam, kecuali bagi anak usia 6-17 tahun.
"Bagi calon penumpang yang sudah divaksin pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR 3x24 jam," jelasnya.
Sedangkan bagi yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah dan hasil negatif tes RT-PCR 3x24 jam.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran, Lalu Lintas di Jalan Kalimalang Macet Parah Hingga Sore
Untuk pelanggan berusia di bawah enam tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen atau RT-PCR, namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan.
"Kemudian wajib memakai masker selama diperjalanan," ujar dia. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Golkar Sumsel Bersiap Gelar Musda, Mampukah Partai Kembalikan Kekuatan Politiknya?
-
Semen Baturaja Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar, Perkuat Ketahanan Energi Industri
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan dan Hadirkan Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP
-
Detik-detik Wagub Babel Ditahan, Pakai Rompi Tahanan Merah lalu Bungkam
-
Kartu ATM Tertelan, Saldo Rp17 Juta Raib, Begini Kronologi yang Dialami Nasabah di Palembang