SuaraSumsel.id - Penumpang arus balik di Pelabuhan Tanjung Pandan, Jumat (6/5/2022), meningkat menjadi 390 orang dibandingkan sehari sebelumnya sebanyak 192 orang.
Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tanjung Pandan Anggiat Douglas Silitonga mengatakan, jumlah penumpang kapal cepat Express Bahari 3 E yang berangkat pada hari ini sebanyak 390 orang menuju Pelabuhan Pangkal Balam Pulau Bangka atau Kota Pangkalpinang.
Menurut dia, peningkatan jumlah penumpang tersebut disebabkan oleh masa cuti bersama atau libur panjang Idul Fitri 1443 Hijriah akan segera berakhir.
"Sehingga lonjakan penumpang arus balik di Pelabuhan Tanjung Pandan mulai terlihat pada hari ini, ujarnya.
KSOP Kelas IV Tanjung Pandan mencatat jumlah penumpang kapal cepat Express Bahari 3 E pada, Rabu (4/5/2022) sebanyak 217 orang, Kamis (5/5/2022) sebanyak 192 orang dan Jumat (6/5/2022) sebanyak 390 orang.
"Kami memprediksi jumlah penumpang akan terus mengalami peningkatan pada Sabtu besok dan Minggu," katanya.
Dia mengimbau, kepada para penumpang yang akan berangkat agar tetap mematuhi protokol dan melengkapi dokumen persyaratan perjalanan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Sampai saat ini arus mudik dan balik Lebaran 2022 di Pelabuhan Tanjung Pandan lancar terkendali," ujarnya.
Kepala Cabang PT. Sakti Inti Makmur (SIM) selaku operator kapal cepat Express Bahari 3 E, Ivan Febrianto di Tanjung Pandan, Jumat mengatakan jumlah penumpang arus balik di pelabuhan tersebut diperkirakan akan terus mengalami peningkatan selama dua hari ke depan.
Baca Juga: Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 8 Mei, Andi Sudirman Pimpin Rakor bersama Forkopimda
"Kalau untuk jumlah penumpang kami perkirakan setiap hari berkisar sekitar 300 penumpang memang meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya," kata dia.
Kendati demikian, lanjut Ivan, pihaknya tetap membatasi jumlah penumpang agar tidak melebihi batas maksimal kapal cepat tersebut.
"Karena batas maksimal penumpang kapal adalah 408 orang, sehingga kami hanya memberangkatkan penumpang di bawah jumlah itu, kalau lebih tidak kami layani atau tahan dulu," ujarnya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Strategis dalam TPKAD Award 2026 Lewat Program Sultan Muda