SuaraSumsel.id - Seorang pria paruh baya diamankan polisi karena kedapatan menggunakan baju loreng mirip seragam TNI. Pria ini puh kedapatan membawa sanjata tajam (sajam).
Pengamanan pria tersebut berlangsung di kawasan pasar 16 Palembang, usai dia berteriak-teriak mengaku sebagai Kolonel Yon Kaveleri.
Video penangkapan pria paruh baya ini pun kemudian viral di media sosial. Salah satu akun yang membagikan adalah palembang_mutar_mutar. Di video tersebut, terlihat pria menggunakan peci putih sempat berontak saat akan diamankan.
Dia berontak karena tidak mau diamankan. Akibatnya beberapa anggota terpaksa memegangi pelaku agar memperoleh sajam yang diletakkan di belakang pinggangnya. Banyak yang menduga pria paruh baya ini mengalami gangguan jiwa.
Ketika ditanyai wartawan, untuk apa bawa sajam dan siapa namanya, pria yang diperkirakan berusia 45 tahun tersebut menjawab dengan ngelantur.
“Aku lagi jago mess Pertamina samo Hotel Princes, makonyo bawa lading. Aku ini Kolonel Yon Kaveleri, idak lamo lagi jadi Mayor Kaveleri,” katanya sambil tersenyum lebar.
Ketika anggota mengambil dompet dari saku jaketnya dan dibuka, ternyata berisi kertas putih bertulis Mayor Yon Kaveleri yang dianggapnya sebagai identitas diri atau KTP.
“Aku ini Mayor Yon Kavaleri, sudah itu naek jadi Mayor Aku jago mess Pertamina samo Hotel Princes,” katanya mengulangi ungkapan serupa, sambil digiring anggota ke SPKT.
Kasi Humas Polrestabes Palembang, Kompol Abu Dani, membenarkan adanya pria yang diamankan anggota Samapta lantaran membawa sajam
“Benar, diduga oramg dengan gangguan jiwa ( ODGJ) karena jawabannya tidak nyambung dan tidak ada identitas,” katanya.
Pria paruh baya itu telah diamankan dan didata oleh piket SPKT Polrestabes Palembang.
“Setelah diamankan, yang bersangkutan akan dikembalikan ke pihak keluarga dan sajamnya disita,” pungkasnya.
Kontributor : Welly Jasrial Tanjung
Berita Terkait
-
Anggota TNI Berburu Bazar Murah Ramadhan Palembang, Dihimbau Tidak Beli Berlebihan
-
Resep Ragit Palembang, Menu Takjil Kaya Rempah
-
Dijanjikan Cair Sebelum Lebaran Idul Fitri, Pemda Sumsel Tunggu Arahan Kemensos Soal BLT Minyak Goreng
-
Pemudik Wajib Vaksin Booster, Stok Vaksin di Palembang Diproyeksikan Cukup hingga Idul Fitri
-
Kopi Pagar Alam Sumsel Siap Ekspor, Sasar Segmen Pasar Produk Premium
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya
-
Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka
-
KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri
-
Bobby Rizaldi Disebut dalam Dakwaan Suap Rp500 Juta, Temuan BPK Muara Enim Turun Jadi Rp2,32 Miliar
-
Ngaku Pegawai Kemenkumham, Pria di Palembang Tipu Korban Rp250 Juta demi Lulus CPNS