SuaraSumsel.id - Perusahaan listrik negara atau PT. PLN (Persero) diharapkan tetap menjaga pasokan listrik selama bulan Ramadhan. Harapan ini disampaikan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan.
Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BPPD) DPRD Ogan Komering Ulu (OKU), Yopi Sahrudin menegaskan agar masyarakat muslim lebih khusyuk menjalankan ibadah puasa selama Ramadhan tahun ini, semoga PLN tidak ada pemadaman bergulir.
"Selama ini pihak PLN Baturaja kerap melakukan pemadaman tanpa sebab dan pemberitahuan. Apalagi kalau musim hujan listrik di OKU ini sering sekali mati," ungkapnya.
DPRD OKU akan memanggil pihak PLN jika tidak bisa memberikan pelayanan terbaik yang sudah seharusnya diberikan kepada masyarakat sebagai pelanggan tetap.
"Kami sudah banyak menerima laporan dari masyarakat terkait ketidakpuasan terhadap pelayanan PLN. Ini menjadi catatan bagi kami karena masyarakat banyak dirugikan dengan pemadaman yang tidak jelas," tegasnya.
Yopi juga mempertanyakan sejauh mana kualitas jaringan PLN yang terpasang untuk menyuplai arus listrik kepada pelanggan di OKU mengingat pemadaman yang sering terjadi tidak mungkin disebabkan akibat faktor alam.
"Faktor alam ini menjadi alasan klasik karena sering juga terjadi saat tidak ada hujan dan angin, tiba-tiba listrik padam. Jika memang kualitas jaringan terjaga dengan baik, tidak ada pemadaman tanpa pemberitahuan ke pelanggan," ujarnya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
KABAR BAIK! PLN Kalbar Beri Keringanan Biaya ke Rumah Ibadah yang Ingin Tambah Daya
-
Bersiap Mudik, PT KAI Divre III Palembang Buka Pemesanan Tiket Kereta Api Lebaran
-
Masjid-Masjid di Palembang Ini Sediakan Takjil Berbuka Puasa Gratis bagi Pengunjungnya
-
Minyak Goreng Curah Kosong di Pasar Tradisional, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Instruksikan Produksi Ditambah
-
Penetapan Awal Ramadhan 1443 Hijriah Bisa Berbeda, 2 April atau 3 April 2022?
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak
-
Kronologi Wartawan Tribun dan PalTV Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel
-
Ultimatum 5x24 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Desak Herman Deru Mundur sebagai Gubernur Sumsel
-
2 Wartawan Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel, Sempat Diintimidasi Hapus Video
-
Pantau Api, Website Berbasis AI Buatan Dosen MDP Palembang untuk Prediksi Kabut Asap Sumsel