SuaraSumsel.id - Pendakwah KH Mustofa Bisri atau dikenal dengan Gus Mus menulis kalimat menohok di media sosialnya. Dia menyoroti mengenai pengikut yang tidak tahu dan memahami jika salat sakral.
Belakangan diketahui perihal salat dari pendemo aksi 212 sempat ramai dikritik netizen. Cara salat Persaudaraan Alumni (PA) 212 saat menggelar demo di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Jumat (4/3/2022) ramai dibicarakan.
Bahkan jumlah rukuknya pun tidak tepat.
Diketahui rombongan PA 212, menggelar demo di Kantor Kemenag memprotes pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang membandingkan suara azan dengan suara anjing. Pendemo ini pun meminta menteri Yaqut mundur dari jabatannya karena dianggap menistakan agama Islam.
Saat menggelar demo, rombongan PA 212 menyempatkan salat asar berjamaah di tengah jalan.
Pelaksanaan salat rombongan PA 212 ini menjadi sorotan netizen karena ada salah satu jamaah berbeda dari jamaah lain. Video cara salat PA 212 ini tersebar di media sosial dan ramai dikritik.
Ada jamaah memakai jubah hijau salat di atas mobil komando sementara jamaah lain salat di tengah jalan. Cara salat jamaah ini berbeda gerakannya dengan jamaah lain yang berada di jalan.
Di media sosialnya, Gus Mus mendoakan pengikut yang tidak mengetahui jika salat sangat sakral. Meski tidak menyebut pengikut dan golongan manapun, kalimat Gus Mus banyak dinilai menyoroti pelaksanaan salat pendemo PA 212.
Tulisan Gus Mus diawali dengan sikapnya yang menahan diri atas perihal toa. Gus Mus pun menyebutnya sebagai fitnah.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Minggu 5 Maret 2022, Sumsel Bakal Hujan Sedang Dan Disertai Petir
"Ketika mereka membuat fitnah tentang aturan toa, aku masih menahan diri. Tapi ketika mereka bermain-main dengan salat yang sakral, aku benar-benar t a k u t . AstaghfiruLlãhal 'Azhiim... Ya Allah berilah hidayah kepada mereka dan ampunilah para pengikut mereka yang tidak tahu," tulis Gus Mus
Berita Terkait
-
Soroti Pria Berjubah yang Keciduk Lakukan Ruku Dua Kali, Gus Mus: Bermain-main dengan Salat yang Sakral
-
Soroti Cara Salat PA 212, Gus Mus: Ketika Mereka Bermain-main dengan Salat yang Sakral
-
Soroti Penundaan Pemilu 2024, Menantu Gus Mus Curiga PKB dan PAN Sengaja Dikorbankan Oleh Elite Politik
-
Pasang Wajah Sedih Soroti Konflik Wadas, Gus Mus Panggil-panggil Nama Presiden: Pak Jokowi
-
Sambil Menangis, Gus Mus Beri Pesan Menyentuh Kepada Para Habib yang Sering Lakukan Kontroversi
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Belajar Mengelola Lahan Tanpa Membakar di Desa Gambut
-
Sidang Roy Suryo, Jokowi Beberkan Riwayat Pendidikan dan Mata Kuliah Pilihan di UGM
-
20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan
-
UIN Raden Fatah Gandeng Alunjiva dan Kedutaan Inggris Gelar Workshop AI for Journalism
-
Kebakaran Pabrik OKI Pulp & Paper Berlangsung 4 Jam, Ratusan Karyawan Berhamburan, Ini Faktanya