SuaraSumsel.id - Sembilan nelayan yang merupakan awak Kapal Motor Sumber Kharisma asal Belawan, Sumatera Utara, diselamatkan personel TNI AL bersama nelayan Aceh. Kapal tersebut ditabrak kapal tanker di Selat Malaka.
Komandan Pos TNI Angkatan Laut Idi Rayeuk Letda Laut (E) Mustamin di Aceh Timur, Senin, mengatakan kejadian tersebut terjadi di titik 16 mil dari Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi, Aceh Timur, sekira pukul 05.00 WIB, Minggu (27/2/2022).
"Meskipun kapal mereka tenggelam, namun sembilan awak kapal tersebut diselamatkan nelayan bersama TNI AL dari Lanal Lhokseumawe melalui Posal Idi Rayeuk," kata Letda Laut (E) Mustamin.
Letda Laut (E) Mustamin mengatakan nelayan asal Belawan, Sumatera Utara, itu dievakuasi menggunakan kapal nelayan Idi dan Peureulak karena kapal patroli Pos Angkatan Laut Idi Rayeuk berisiko menghadapi ketinggian ombak dengan jauh sekitar 16 mil.
"Sembilan nelayan tersebut sempat terombang-ambing di laut. Mereka dievakuasi kapal nelayan Idi dan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur ke Pos Angkatan Laut Idi Rayeuk di Kompleks PPN Idi, Aceh Timur," kata Letda Laut (E) Mustamin.
Letda Laut (E) Mustamin mengatakan Kapal Motor Sumber Kharisma ditabrak kapal tanker saat sedang lego jangkar di Selat Malaka, tepatnya perairan di Ujung Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.
Sembilan nelayan asal Sumatera Utara yang diselamatkan tersebut yakni Maraluddin Nasution (51), nahkoda, Likik (48), kepala kamar mesin.
Ridwan Nasution (32), Parluhutan Harahap (24), Sumarsono (62), Andy Baramuli Saragih (23), Hotmauli Nababan (36) Kusmayadi (38), dan Deni Saputra (28).
Kapal tanker itu bergerak dari arah timur ke barat. Tabrakan tersebut mengakibatkan bagian belakang Kapal Motor (KM) Sumber Kharisma mengalami retak dan lambungnya bocor.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca 1 Maret 2022, Sembilan Wilayah di Sumsel Ini Diguyur Hujan Disertai Kilat
"Setelah ditabrak, KM Sumber Kharisma sempat bergerak menuju arah daratan terdekat. Beberapa jam kemudian, kapal tidak bisa bergerak lagi karena mesin mati. Tidak lama kemudian, kapal tenggelam sekitar tiga mil dari daratan Idi Rayeuk," kata Letda Laut (E) Mustamin. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
Detik-detik Perahu Wisata di Danau Sipin Jambi Karam, Diduga Melebihi Kapasitas
-
Kapal Berbendera Malaysia Berawak Warga Indonesia Ditangkap, Pakai Alat Tangkap Terlarang
-
Kapal Tanker Pertamina Tabrakan Dengan Kapal Feri KMP Bahteramas Rute Kendari - Langara
-
Tumpahan Minyak Cemari Pantai di Peru Usai Letusan Gunung Berapi Tonga
-
Serangan Drone Houthi Ledakkan Tiga Kapal Tanker di Abu Dhabi, Tiga Orang Tewas
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
3.243 Kasus Kriminal Terungkap dalam Operasi Pekat Musi 2026, Apa yang Terjadi di Sumsel?
-
Warga Palembang Wajib Tahu! Jadwal Imsak 3 Maret 2026 dan Waktu Maghribnya
-
45 Tahun PTBA: Dari Jantung Tanjung Enim, Transformasi Energi dan Sinergi untuk Negeri Terus Menguat
-
Suhu Sumsel Tembus 35 Derajat Saat Ramadan, BMKG Beri Peringatan Ini untuk Warga
-
Keberangkatan Jemaah Umrah Asal Palembang Tetap Normal di Tengah Gejolak Timur Tengah